CIREBON, AlexaNews.ID – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon kembali menegaskan perannya dalam mendukung program strategis nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak yang digelar di Blok Ciwareng, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/1/2026).
Panen raya tersebut merupakan bagian dari agenda nasional yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia melalui sambungan virtual.
Di lokasi panen, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon. Turut mendampingi di antaranya Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sofhi Zulfia, S.H., M.H., Kasdim 0620/Kabupaten Cirebon Mayor Arm. Sulkhan, serta perwakilan Kejaksaan, Dinas Pertanian, DKPP, dan Perum Bulog.
Pada panen raya Kuartal IV ini, lahan jagung di Desa Sindangjawa mencatatkan hasil produksi sekitar 3 ton jagung pipil. Capaian tersebut menambah catatan positif produktivitas sektor pertanian di wilayah hukum Polresta Cirebon.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2026.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mengawal program strategis nasional. Panen raya ini menjadi bukti bahwa kami hadir mendampingi petani agar sektor pertanian terus tumbuh dan produktif,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, total produksi jagung di wilayah hukum Polresta Cirebon sejak Kuartal I hingga Kuartal IV tahun ini mencapai 1.980,035 ton. Luas lahan tanam tercatat mencapai 452,345 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., memberikan apresiasi atas kontribusi Polresta Cirebon dalam penguatan ketahanan pangan daerah. Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan.
“Kehadiran aparat dan pemerintah di tengah petani sangat berarti. Ini menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri petani untuk terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada,” kata Bupati Imron.
Kegiatan panen raya berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Acara ditutup dengan dialog bersama petani dan tokoh masyarakat setempat, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan pangan dan menyongsong target Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026. [Kirno]










