CIREBON, AlexaNews.ID – Gangguan cuaca ekstrem di jalur Pantura berdampak pada operasional perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang akibat keterlambatan perjalanan imbas luapan air yang menutup jalur rel antara Pekalongan dan Sragi, wilayah Daop 4 Semarang, sejak Jumat (16/1) malam.
Genangan air mulai terpantau sekitar pukul 23.10 WIB dan menyebabkan lintasan tidak dapat dilalui secara normal. Kondisi tersebut berpengaruh langsung terhadap jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta api yang melintas wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa gangguan alam tersebut memaksa perusahaan melakukan penyesuaian operasional demi menjaga keselamatan perjalanan.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan yang terjadi. Luapan air di jalur Pantura membuat sejumlah perjalanan mengalami perubahan jadwal. Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian para penumpang,” kata Muhibbuddin dalam keterangan resminya.
Sebagai langkah mitigasi, KAI menerapkan rekayasa pola operasi, mulai dari pengalihan rute hingga pembatalan sejumlah perjalanan. Beberapa kereta jarak jauh dialihkan melalui jalur selatan untuk tetap melayani penumpang meski waktu tempuh menjadi lebih panjang.
Kereta api yang dialihkan rutenya antara lain KA Argo Anjasmoro (Gambir–Surabaya Pasarturi) yang memutar melalui Tegal–Prupuk–Solo Balapan–Gundih. Kemudian KA Jayabaya (Pasarsenen–Surabaya Pasarturi) melalui Tegal–Prupuk–Kroya–Solo–Gundih–Gambringan, serta KA Harina (Bandung–Surabaya Pasarturi) yang juga dialihkan via Tegal–Prupuk–Kroya–Solo–Gundih.
Sementara itu, sejumlah perjalanan terpaksa dibatalkan demi faktor keselamatan. Kereta yang tidak beroperasi di antaranya KA Kaligung relasi Brebes–Semarang Poncol, Semarang Poncol–Cirebon Prujakan, Cirebon Prujakan–Semarang Poncol, serta Semarang Poncol–Brebes. Selain itu, KA Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir dan Gambir–Semarang Tawang juga tidak dijalankan sementara.
KAI memastikan tim teknis terus bekerja di lapangan untuk mempercepat pemulihan jalur agar bisa kembali dilalui secara aman. Proses normalisasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang.
“Seluruh petugas kami siaga penuh untuk mempercepat penanganan lintasan terdampak. Harapan kami, perjalanan kereta api bisa kembali normal secepat mungkin,” ujar Muhibbuddin.
Bagi pelanggan yang memerlukan informasi terbaru terkait jadwal perjalanan, pengembalian tiket, atau kompensasi layanan, KAI menyediakan kanal resmi melalui Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta akun media sosial @KAI121. [Kirno]










