SURABAYA, AlexaNews.ID – Kontingen Muaythai Karawang menorehkan prestasi membanggakan dalam Open Tournament Resmi Pengprov Muaythai Jawa Timur bertajuk “Super Fight” SLC Cup 2026 yang digelar di Fairwaynine Mall Surabaya, pada 23–25 Januari 2026.

Meski hanya mengirimkan tujuh atlet, Muaythai Karawang sukses membawa pulang dua medali emas dan empat medali perak, sekaligus menjadi satu-satunya wakil dari Jawa Barat yang tampil dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

Skuad SquadCamp Muaythai Karawang yang diasuh pelatih Jaenudin, atau akrab disapa Jay Dongkrak, tampil solid sepanjang pertandingan. Jaenudin yang juga menjabat Pengurus Muaythai Indonesia Kabupaten Karawang bidang Pembinaan Prestasi mengaku bersyukur atas capaian para atletnya.

“Kami memastikan seluruh atlet Karawang menyelesaikan laga dengan hasil yang sangat memuaskan. Dengan jumlah atlet yang terbatas, pencapaian ini patut kita syukuri,” ujar Jaenudin, Sabtu (25/1/2026).

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam Super Fight SLC Cup 2026 bukan hanya berburu medali, tetapi juga sebagai ajang pematangan mental dan evaluasi kesiapan atlet menuju level yang lebih tinggi.

Para atlet yang turun di Surabaya ini diproyeksikan menjadi tulang punggung Kontingen Karawang pada cabang olahraga Muaythai di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026 mendatang.

Daftar Peraih Medali Muaythai Karawang

Dua medali emas diraih oleh:

Urmadhilla Dwi Rahmawan, usai menaklukkan atlet asal Kota Semarang.

Ibnu Ramadhan, yang sukses mengalahkan atlet dari Kota Lamongan.

Sementara empat medali perak disumbangkan oleh:

Muhammad Hanapi (kalah tipis dari atlet Kota Pasuruan),

Arliansyah Dzaky (kalah dari atlet Kota Malang),

Algi Fari (kalah dari atlet Kota Probolinggo),

Rafka Raspati (kalah dari atlet Kota Surabaya).

Seluruh pertandingan berlangsung ketat dan sarat adu teknik, menandakan tingginya level kompetisi pada turnamen tersebut.

Prestasi ini disambut bangga oleh jajaran pengurus Muaythai Karawang. Sekretaris Pengurus Muaythai Indonesia Kabupaten Karawang, Dede Nurdin, yang juga Direktur LBH CAKRA Indonesia, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para atlet.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya dukungan konkret dari Pemerintah Daerah Karawang.

“Pengurus berharap Pemerintah Kabupaten Karawang membuka mata dan memberikan apresiasi nyata terhadap prestasi atlet Karawang,” tegas Dede.

Menurutnya, keseriusan Pemda Karawang bersama KONI sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi Porprov Jawa Barat 2026.

“Pemda Karawang dan KONI Karawang harus serius melakukan pembinaan, pemusatan latihan, serta program persiapan Porprov secara efektif, bukan hanya beralasan efisiensi anggaran,” tambahnya.

Keberhasilan di Super Fight SLC Cup 2026 membuktikan bahwa potensi dan semangat atlet Muaythai Karawang sangat besar. Tantangan berikutnya adalah bagaimana sinergi pemerintah, KONI, dan pengurus cabang olahraga mampu mengantarkan prestasi tersebut menuju level yang lebih tinggi di Porprov Jawa Barat 2026. [King]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.