SERGAI, AlexaNews.ID – Kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Daerah Pemilihan (Dapil) III masa persidangan pertama tahun 2026 dipenuhi berbagai aspirasi warga. Persoalan irigasi persawahan menjadi sorotan utama dalam agenda yang digelar di halaman Kantor Camat Sei Rampah, Senin (9/2/2026).
Reses ini menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus bentuk pertanggungjawaban wakil rakyat kepada konstituennya di wilayah Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban, dan Pegajahan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD Sergai lintas fraksi, di antaranya Syamsuddin, Yusnani, dan Kristina dari Fraksi PDI Perjuangan, Siswanto dari Fraksi NasDem, Hengki Sirait dari Fraksi Gerindra, Jordan Galingging dari Fraksi Golkar, Yanti Handayani Siregar dari Fraksi Hanura, Suhar Endang Wibowo Saputra dari Fraksi Demokrat, serta M. Akbar Dev dari Fraksi PPP.
Mewakili anggota DPRD Dapil III, Suhar Endang Wibowo Saputra membuka kegiatan reses dengan menegaskan bahwa turun langsung ke tengah masyarakat merupakan kewajiban anggota dewan untuk menyerap aspirasi secara langsung.
“Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat di Dapil III. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan perjuangkan dalam agenda kerja DPRD,” ujar Suhar.
Ia juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini bergulir di tingkat pemerintah pusat. Meski demikian, DPRD Sergai diharapkan tetap dapat memperjuangkan program-program prioritas yang dibutuhkan masyarakat.
“Kita berharap persoalan efisiensi anggaran ini dapat segera menemukan solusi, sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa diakomodasi,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, persoalan irigasi pertanian menjadi keluhan dominan yang disampaikan warga. Kepala Desa Pematang Ganjang, Sugiono, secara tegas meminta dukungan DPRD agar pembangunan saluran irigasi segera direalisasikan.
Menurutnya, ketersediaan air sangat krusial bagi keberlangsungan pertanian warga, terutama saat musim kemarau.
“Petani sangat membutuhkan saluran irigasi. Setiap musim kemarau sawah kekurangan air. Usulan ini sudah berulang kali kami sampaikan ke Balai Wilayah Sungai, namun belum terealisasi,” ungkap Sugiono.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Sergai dari Fraksi PDI Perjuangan, Syamsuddin, memastikan bahwa seluruh aspirasi warga akan ditindaklanjuti melalui mekanisme DPRD.
“Aspirasi masyarakat akan kami bawa ke sidang paripurna. Persoalan irigasi persawahan memang harus menjadi prioritas, terutama untuk mendukung ketahanan pangan,” tegas Syamsuddin.
Ia menambahkan, DPRD Sergai akan mendorong koordinasi lebih intensif dengan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, termasuk menyurati Balai Wilayah Sungai (BWS) agar percepatan pembangunan irigasi dapat segera dilakukan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sergai melalui Kepala UPT Sei Rampah dan Sei Bamban menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait keluhan petani.
“Untuk saluran irigasi tersebut memang berada dalam kewenangan BWS. Namun kami tetap akan berkoordinasi agar persoalan pengairan sawah petani dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Kegiatan reses berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dari masyarakat. DPRD Sergai Dapil III menegaskan komitmennya untuk menjadikan seluruh aspirasi warga sebagai bahan prioritas dalam pembahasan program pembangunan daerah ke depan. (Sutrisno)










