CIREBON, AlexaNews.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik warga di Blok Kemaen, Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Sabtu malam (21/2/2026). Rumah yang diketahui milik Didi Sulasti itu hangus terbakar setelah api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian bangunan.

Peristiwa kebakaran di Gunungjati Cirebon tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar kepada Pos Pemadam Kebakaran Sektor Gunungjati sekitar pukul 21.10 WIB. Laporan diterima dari seorang warga bernama Akmadi yang melihat kobaran api sudah membesar dari dalam rumah.

Petugas Damkar langsung bergerak cepat. Tiga menit setelah laporan diterima, armada pemadam diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.23 WIB. Saat tiba, api sudah membesar dan membakar hampir seluruh bagian rumah.

Kondisi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan. Kobaran api bahkan sempat mengancam bangunan di sekitarnya sehingga petugas meminta tambahan bantuan armada.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran rumah di Desa Buyut tersebut. Personel gabungan diterjunkan dari Regu 3 Sektor Gunungjati, Sektor Weru dengan dua armada, serta satu armada dari Sektor Palimanan.

Dari keterangan saksi dan warga sekitar, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah. Percikan api kemudian menyambar material kayu yang mudah terbakar hingga api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian belakang serta samping bangunan.

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran, Penyelamatan dan Evakuasi, Eno Sujana, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun seluruh isi rumah, termasuk peralatan elektronik seperti televisi dan kulkas, tempat tidur, serta perabot rumah tangga lainnya tidak dapat diselamatkan.

Total luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 700 meter persegi. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran rumah di Gunungjati Cirebon ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 200 juta.

Proses pemadaman berlangsung cukup intensif. Petugas sempat mengalami kendala terkait ketersediaan sumber air di sekitar lokasi kejadian. Meski begitu, koordinasi antara Damkar, anggota Polsek Gunungjati, Koramil, serta perangkat desa setempat berjalan lancar.

Api akhirnya berhasil dilokalisir sekitar pukul 22.30 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.

Operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 23.59 WIB. Setelah memastikan lokasi benar-benar aman, seluruh armada pemadam kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah potensi korsleting yang dapat memicu kebakaran, terutama pada bangunan dengan material mudah terbakar. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.