SERGAI, AlexaNews.ID – Suasana dini hari yang biasanya tenang menjelang sahur mendadak berubah menjadi kepanikan di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Satu unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar.
Peristiwa kebakaran terjadi saat warga tengah bersiap menyantap sahur di bulan Ramadan. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap rumah milik seorang warga yang dikenal dengan sapaan Ibu Pesek, yang tinggal di Dusun VI Desa Firdaus.
Menurut keterangan warga sekitar, rumah tersebut dalam kondisi kosong saat api mulai berkobar. Pemilik rumah diketahui sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga tidak berada di lokasi saat kejadian.
Ibu Pesek sehari-hari dikenal sebagai pencari barang bekas untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Kebakaran ini membuat bangunan rumah yang ditempatinya rata dengan tanah.
Warga yang melihat api langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Tak lama berselang, personel Damkar Pos Sei Bamban tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Serdang Bedagai, Jhonson Panjaitan, membenarkan insiden tersebut.
“Api berhasil dipadamkan oleh personel Damkar Satpol PP Sergai. Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang sakit,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke rumah warga lainnya di sekitar lokasi. Meski begitu, bangunan rumah korban tidak dapat diselamatkan.
Petugas dari PLN Sei Rampah juga turun ke lokasi untuk melakukan pemutusan dan sterilisasi arus listrik guna mencegah potensi bahaya susulan.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan terkait total kerugian material akibat kebakaran tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama saat aktivitas meningkat di waktu dini hari selama Ramadan. (Sutrisno)










