INDRAMAYU, AlexaNews.ID – Dinamika politik di Kabupaten Indramayu mendadak menghangat setelah seorang mantan bupati setempat resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepindahan tersebut diumumkan melalui prosesi simbolis penyematan jaket merah khas PSI yang identik dengan lambang bunga mawar.

Momentum itu menjadi sorotan publik dan kader partai, mengingat sosok mantan kepala daerah tersebut dinilai masih memiliki pengaruh kuat di kancah politik lokal. Keputusannya dinilai berpotensi mengubah konstelasi politik menjelang agenda politik mendatang.

Dalam keterangannya, ia menyebut PSI sebagai partai dengan semangat pembaruan yang selaras dengan visinya dalam membangun daerah. Ia menilai energi anak muda yang mendominasi partai tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam mendorong perubahan.

“Saya melihat ada semangat besar dan gagasan progresif di PSI. Saya ingin memadukan pengalaman birokrasi yang saya miliki dengan energi anak muda untuk kemajuan Indramayu,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pengalaman pemerintahan dan inovasi generasi muda menjadi kunci menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Dampak bagi PSI Indramayu

Masuknya mantan bupati tersebut diprediksi memperkuat struktur dan basis elektoral PSI di tingkat daerah. Kehadirannya dinilai dapat meningkatkan daya tawar politik partai sekaligus memperluas jaringan hingga ke akar rumput.

Pengamat politik lokal menilai, figur dengan pengalaman memimpin daerah memiliki nilai strategis dalam membangun konsolidasi partai. Selain membawa pengalaman, figur tersebut juga dinilai mampu menarik simpati masyarakat yang sebelumnya menjadi basis pendukungnya.

Langkah politik ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persaingan antarpartai di Indramayu kian dinamis. PSI yang selama ini dikenal sebagai partai dengan dominasi kader muda, kini mendapatkan tambahan kekuatan dari kalangan senior berpengalaman.

Publik pun menanti bagaimana langkah selanjutnya, termasuk peran yang akan diemban mantan bupati tersebut di struktur PSI maupun dalam agenda politik daerah ke depan. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.