CIREBON, Alexanews.id – Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan bahan pokok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Kegiatan monitoring yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) pagi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo. Dalam kegiatan itu, ia didampingi Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, Dandim 0614 Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal lainnya.

Rombongan memulai pemantauan di Pasar Jagasatru, salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Cirebon. Di lokasi ini, Forkopimda berdialog langsung dengan para pedagang guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga berbagai bumbu dapur.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan rantai distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar dari pemasok hingga ke pedagang pasar.

Menurutnya, kelancaran distribusi sangat penting agar stok kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri tetap tersedia dan harga tetap terjangkau.

“Kami ingin memastikan rantai distribusi dari pemasok ke pedagang berjalan lancar tanpa hambatan sehingga stok kebutuhan masyarakat selama bulan puasa sampai Lebaran tetap tersedia dan harganya stabil,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Setelah dari pasar tradisional, rombongan Forkopimda melanjutkan pemantauan ke pusat perbelanjaan modern Yogya Junction yang berada di Jalan RA Kartini, Kota Cirebon. Di lokasi tersebut, petugas memastikan ketersediaan berbagai kebutuhan konsumsi masyarakat tetap aman meski permintaan biasanya meningkat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Selain sektor pangan, Forkopimda juga memberi perhatian pada ketersediaan energi, khususnya bahan bakar minyak. Untuk itu, rombongan melakukan inspeksi mendadak ke SPBU 31.45101 Bypass di Jalan Brigjen Dharsono.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas tidak hanya memastikan stok BBM mencukupi, tetapi juga melakukan pengecekan teknis terhadap fasilitas pengisian bahan bakar.

Pemeriksaan meliputi pengecekan segel pada pompa mesin hingga proses tera ulang alat dispenser untuk memastikan akurasi pengukuran. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen sekaligus mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar.

Menurutnya, pemantauan secara langsung juga menjadi langkah preventif agar potensi gangguan distribusi atau kelangkaan barang dapat segera diantisipasi.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan tanpa kendala sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar AKP Aris Hermanto.

Hingga kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 11.00 WIB, secara umum kondisi ketersediaan bahan pokok dan BBM di wilayah Kota Cirebon dilaporkan dalam keadaan aman dan mencukupi.

Pemantauan ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan sekaligus mempersiapkan perayaan Idul Fitri dengan kebutuhan yang tetap terjamin. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.