CIREBON, AlexaNews.ID – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mulai memaksimalkan berbagai persiapan. Wilayah ini menjadi salah satu simpul penting perjalanan kereta api di Pulau Jawa karena menghubungkan jalur utara dan jalur tengah menuju Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Pembenahan dilakukan di sejumlah stasiun utama, seperti Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan. Area ruang tunggu ditata ulang agar lebih nyaman, sementara jumlah petugas pelayanan di lapangan ditambah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak mudik.

Fasilitas pendukung seperti ruang laktasi, musala, dan toilet juga diperiksa secara menyeluruh guna memastikan kenyamanan pemudik tetap terjaga. KAI ingin memastikan seluruh sarana dalam kondisi optimal sebelum masa angkutan Lebaran dimulai.

Selain peningkatan pelayanan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Pengecekan rutin dilakukan terhadap lokomotif dan rangkaian kereta, termasuk pemeriksaan geometri rel serta jembatan kereta api. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan perjalanan di tengah meningkatnya frekuensi kereta selama musim mudik.

KAI juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal. Melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya, calon pemudik dapat memantau ketersediaan tiket secara real-time serta memilih kelas perjalanan sesuai kebutuhan, mulai dari Ekonomi hingga Luxury.

Antusiasme masyarakat mulai terasa di area stasiun. Adi (45), calon pemudik asal Semarang, mengaku lebih memilih kereta api setiap musim Lebaran karena dinilai nyaman dan relatif tepat waktu. Menurutnya, kereta tetap menjadi pilihan utama untuk menghindari kemacetan panjang di jalur darat. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.