KARAWANG, AlexaNews.ID – Polemik proyek rehabilitasi Jembatan Segaran–Pulo Putri di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, kian memanas. Dinas PUPR Kabupaten Karawang menegaskan pekerjaan tersebut tidak mangkrak seperti yang ramai diperbincangkan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Karawang, Tri Winarno, menjelaskan proyek mengalami perubahan desain saat proses berjalan. Awalnya, kegiatan hanya berupa pelebaran jembatan. Namun setelah evaluasi teknis di lapangan, struktur lama dinilai tidak lagi layak sehingga diputuskan untuk dilakukan penggantian total.
Menurutnya, perubahan spesifikasi tersebut berdampak pada kebutuhan tambahan anggaran yang kemudian dialokasikan pada tahun anggaran 2026. Ia memastikan seluruh item pekerjaan yang tertuang dalam kontrak tahun 2025 telah dirampungkan.
“Kami tegaskan tidak ada pekerjaan yang mangkrak. Semua yang menjadi kewajiban kontrak 2025 sudah selesai,” ujar Tri.
Di sisi lain, Pengamat Kebijakan dan Praktisi Hukum, Asep Agustian, justru meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan. Ia menilai perlu ada penyelidikan menyeluruh untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proyek tersebut.
Asep yang akrab disapa Askun menantang agar persoalan ini dibuka secara terang benderang di pengadilan. Ia menegaskan, benar atau salahnya suatu dugaan harus dibuktikan lewat proses hukum, bukan sekadar klarifikasi sepihak.
“Kalau memang semuanya sesuai aturan, mari kita buktikan di pengadilan. APH harus mulai bergerak melakukan penyelidikan,” katanya, Senin (2/3/2026).
Askun juga mempertanyakan alasan pembayaran proyek yang disebut belum tuntas, meskipun pihak dinas menyatakan pekerjaan kontrak 2025 telah selesai. Menurutnya, hal itu perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
Ia kembali menegaskan pentingnya pengusutan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek. Jika tidak ada langkah hukum, ia menilai integritas penegakan hukum di Karawang bisa dipertanyakan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, polemik proyek Jembatan Segaran–Pulo Putri masih menjadi sorotan publik di Karawang. (King)










