KARAWANG. alexanews.id – Perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Kabupaten Karawang digelar dengan kirab budaya yang dimulai dari Kelenteng Bio Kwan Tee Koen, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Namun pada tahun ini, pelaksanaan kirab budaya berlangsung lebih sederhana karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Panitia sengaja menyederhanakan rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Rute kirab budaya pun dibuat lebih pendek dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pawai dimulai dari Kelenteng Bio Kwan Tee Koen menuju kawasan Jalan Niaga Stasiun Karawang melalui Jalan Tuparev, kemudian kembali lagi ke kelenteng.

Ketua Panitia Kirab Budaya Cap Go Meh 2577, Yayang, mengatakan perayaan ini tetap digelar sebagai tradisi tahunan, meskipun dengan konsep yang lebih sederhana.

Menurutnya, langkah tersebut diambil sebagai bentuk toleransi dan penghormatan terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah Ramadan.

“Kirab budaya Cap Go Meh tahun ini kami laksanakan lebih sederhana. Kami ingin menghormati saudara-saudara kami yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan,” ujar Yayang.

Ia menjelaskan, panitia juga tidak mengundang kelompok Jolie-Jolie dari luar kota seperti pada perayaan tahun-tahun sebelumnya. Peserta kirab hanya berasal dari komunitas internal kelenteng.

Selain itu, panitia juga memberikan imbauan kepada seluruh peserta kirab agar tidak makan dan minum selama pawai berlangsung di sepanjang rute kirab.

“Kami juga melarang peserta untuk makan dan minum selama kirab berlangsung sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sedang berpuasa,” katanya.

Meski digelar sederhana, kirab budaya Cap Go Meh tetap mendapat sambutan meriah dari masyarakat Karawang. Banyak warga sudah menunggu sejak pagi untuk menyaksikan pawai budaya tersebut.

Panitia mencatat setidaknya ada lima Jolie yang turut memeriahkan kirab Cap Go Meh tahun ini.

Selain menampilkan tradisi Tionghoa, perayaan Cap Go Meh juga menghadirkan kolaborasi budaya lokal. Tahun ini panitia bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat untuk memadukan budaya Tionghoa dengan budaya Sunda.

Sejumlah atraksi budaya seperti ruwat bumi dan permainan tradisional egrang turut ditampilkan dalam rangkaian kegiatan.

Yayang berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan bagi masyarakat Karawang, terutama di Tahun Kuda Api.

“Semoga di Tahun Kuda Api ini masyarakat Karawang mendapatkan keberkahan dan kemajuan. Walaupun ada tantangan, kita harus tetap sabar dan tabah menjalani kehidupan,” ujarnya. (Karina)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.