SERGAI, alexanews.id – Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Senin 18 Mei 2026, sebanyak 66 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan tersebar di berbagai kecamatan hingga pelosok desa.
Penambahan jumlah dapur SPPG tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat program MBG.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, mengatakan dapur ke-66 yang mulai aktif berada di Kecamatan Teluk Mengkudu.
“Sebanyak 65 dapur SPPG di Kabupaten Sergai telah lebih dahulu beroperasi. Hari ini dapur ke-66 mulai aktif yakni SPPG Teluk Mengkudu di Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu,” ujar Nurhasanah saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, keberadaan dapur SPPG menjadi bagian penting dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat.
Program tersebut dirancang untuk memastikan pemenuhan asupan gizi masyarakat berjalan optimal dan merata, termasuk menjangkau wilayah pedesaan yang selama ini membutuhkan perhatian lebih dalam sektor kesehatan dan ketahanan pangan.
Puluhan dapur SPPG kini tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Sergai. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Pantai Cermin, Perbaungan, Sei Rampah, Sei Bamban, Pegajahan, Dolok Masihul, Tebing Syahbandar, Tanjung Beringin, Sipispis, Bandar Khalipah hingga Serba Jadi.
Sejumlah dapur yang telah aktif beroperasi antara lain SPPG Pantai Cermin Kiri, SPPG Kota Galuh Perbaungan, SPPG Firdaus Sei Rampah, SPPG Paya Bagas Tebing Tinggi, SPPG Nagur Tanjung Beringin hingga SPPG Bandar Tengah di Kecamatan Bandar Khalipah.
Selain melibatkan unsur pemerintah, pengembangan dapur SPPG di Sergai juga melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk unsur kepolisian dan yayasan masyarakat.
Beberapa dapur diketahui bekerja sama dengan institusi seperti SPPG Polres Sergai serta Yayasan Muhammadiyah Sei Rejo guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi makanan bergizi dapat dilakukan secara efektif, tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pemerintah berharap bertambahnya jumlah dapur SPPG mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembentukan sumber daya manusia unggul di masa mendatang.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas nasional yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas asupan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar.
Dengan pemenuhan gizi yang lebih baik, pemerintah menargetkan lahirnya generasi sehat, cerdas dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan Indonesia di masa depan.
Keberadaan dapur-dapur SPPG di tingkat desa juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat sekitar dalam penyediaan bahan pangan maupun operasional dapur.
Di sisi lain, masyarakat menyambut positif kehadiran program tersebut karena dinilai membantu pemenuhan kebutuhan gizi harian anak-anak dan keluarga penerima manfaat.
Seiring bertambahnya jumlah dapur SPPG yang aktif, Pemerintah Kabupaten Sergai optimistis pelaksanaan program MBG akan semakin masif dan merata di seluruh wilayah kabupaten. (Sutrisno)










