KARAWANG, alexanews.id – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dijadwalkan berlangsung serentak pada Agustus 2026 di seluruh desa di Kabupaten Karawang, berbagai dinamika mulai bermunculan.

Sejumlah persoalan dan kesalahpahaman antara panitia maupun para kandidat calon anggota BPD disebut mulai terjadi di beberapa wilayah. Salah satunya diduga terjadi di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok.

Beberapa kandidat calon BPD mengaku menerima pesan WhatsApp dari salah satu oknum Pemerintah Desa (Pemdes) Rengasdengklok Selatan. Pesan tersebut diduga berkaitan dengan ketidakpuasan terhadap sebuah pemberitaan yang sebelumnya beredar di media.

Salah seorang kandidat calon BPD Rengasdengklok Selatan, Deny Riswanto, membenarkan adanya pesan WhatsApp yang dikirim oleh oknum perangkat desa tersebut.

“Memang ada pesan WhatsApp yang saya terima dari salah satu pihak yang mengatasnamakan pemerintahan desa,” ujar Deny kepada awak media, Rabu (8/7/2026).

Dalam pesan yang diterima, terdapat kalimat bernada keberatan terhadap pemberitaan yang telah dimuat sebelumnya. Salah satu isi pesan yang disebutkan berbunyi, “Eta kieu amat berita ari kamari, cicing wae.”

Deny menilai pesan tersebut muncul setelah adanya pemberitaan yang berkaitan dengan dinamika menjelang pelaksanaan Pemilihan BPD di Desa Rengasdengklok Selatan.

Sementara itu, pihak Pemdes yang disebut dalam informasi tersebut berinisial “D”. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi saat dihubungi oleh awak media.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang dan mengedepankan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Pemilihan BPD sendiri menjadi salah satu agenda penting di tingkat desa karena lembaga tersebut memiliki fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa. (Asbel)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.