KARAWANG, Alexanews.id – Suasana pengambilan nomor urut calon kepala desa dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026), berlangsung meriah.
Antusiasme terlihat dari massa pendukung Nurnida Alya, yang akrab disapa Teh Alya. Para pendukung yang mengawal proses pengambilan nomor urut tampak pecah dalam suasana penuh kegembiraan saat Teh Alya mendapatkan nomor urut 4.
Perolehan nomor tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Teh Alya dalam menapaki kontestasi demokrasi tingkat desa. Dukungan yang mengiringinya turut menambah semarak tahapan Pilkades Bengle.
Bagi Teh Alya, nomor urut 4 bukan sekadar angka untuk kebutuhan pencalonan. Ia berharap nomor tersebut membawa keberuntungan sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani setiap tahapan pemilihan.
“Semoga nomor 4 menjadi nomor keberuntungan,” ujar Teh Alya.
Namun, menurutnya, Pilkades bukan semata-mata persaingan untuk memperebutkan jabatan. Lebih dari itu, kontestasi ini merupakan kesempatan untuk memperjuangkan amanah dan mengabdikan diri kepada masyarakat.
Teh Alya memandang jabatan kepala desa bukan sekadar kedudukan atau kekuasaan. Posisi tersebut merupakan tanggung jawab besar yang menuntut komitmen, kepedulian, serta kesediaan untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Karena itu, semangat demokrasi harus tetap berjalan seiring dengan etika, kedewasaan, dan sikap saling menghormati di antara para calon maupun pendukungnya.
Dengan nomor urut 4 yang telah dikantongi, Teh Alya kini melanjutkan langkahnya dalam kontestasi Pilkades Bengle. Dukungan yang mengalir menjadi energi tersendiri untuk menghadapi tahapan berikutnya.
Pada akhirnya, angka hanyalah identitas dalam surat suara. Kepercayaan masyarakat dan komitmen untuk mengabdi akan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju kepemimpinan Desa Bengle.









