KARAWANG, Alexanews.id – Merayakan hari jadi ke-16, komunitas suporter Persib Bandung, Viking Batujaya, menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada 16 anak yatim di Lapang Bola, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Sabtu malam, 17 Oktober 2026.
Mengusung tema “Mangkalana Digjayana”, perayaan ini bukan sekadar ajang berkumpul dan merayakan ulang tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas serta berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
Santunan kepada 16 anak yatim dipilih sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan Viking Batujaya yang kini genap berusia 16 tahun.
Ketua Viking Batujaya, Riski Adrian, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud rasa syukur atas perjalanan komunitas yang telah dibangun selama ini.
“Pemberian santunan kepada 16 anak yatim ini selaras dengan usia Viking Batujaya yang saat ini menginjak 16 tahun. Kami ingin menjadikan momentum ulang tahun ini bukan hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Riski.
Ia berharap, bertambahnya usia Viking Batujaya dapat diiringi dengan semakin dewasanya para anggota, baik dalam bersikap maupun dalam menjalankan aktivitas sebagai suporter.
“Semoga di usia ke-16 tahun ini, anggota Viking Batujaya semakin dewasa, semakin solid, bisa menjadi contoh yang baik di kalangan suporter, dan kehadiran kami dapat memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Viking Batujaya ingin menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Persib Bandung tidak hanya diwujudkan melalui dukungan di lapangan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Perayaan HUT ke-16 ini sekaligus menjadi pesan bahwa suporter bukan hanya tentang loyalitas kepada tim kebanggaan, tetapi juga tentang solidaritas, kepedulian, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Viking Batujaya diharapkan semakin solid dan konsisten menghadirkan kegiatan positif di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. (Red)










