BEKASI, AlexaNews.ID – Pemerintah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk tahun anggaran 2027. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat guna mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Pebayuran.
Musrenbang yang berlangsung di Aula Kelurahan Kertasari pada Selasa (3/2/2026) tersebut mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan untuk Konektivitas, Pelayanan Berkualitas, dan Ekonomi Berkelanjutan.” Tema ini menegaskan komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi menjangkau seluruh desa di Kecamatan Pebayuran.
Camat Pebayuran, Hasyim Adnan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama dalam perencanaan tahun 2027. Perbaikan jalan dan jembatan dinilai krusial untuk menunjang mobilitas warga serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain infrastruktur dasar, Pemerintah Kecamatan Pebayuran juga menaruh perhatian pada optimalisasi fasilitas publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurut Hasyim, pelayanan publik yang berkualitas harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Optimalisasi fasilitas publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mendorong sektor ekonomi lokal agar mampu bertahan dan berkembang secara mandiri di masa depan,” ungkap Hasyim Adnan dalam sambutannya pada Musrenbang Kecamatan Pebayuran 2027.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Muspika, termasuk perwakilan TNI dari Koramil dan Polri dari Polsek setempat. Hadir pula perwakilan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Kepala Bidang Jembatan SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta unsur perangkat kecamatan.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan adanya sinergi dan komitmen bersama dalam mengawal setiap usulan pembangunan agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Pebayuran.
Dalam sesi diskusi, sejumlah usulan strategis disampaikan oleh para peserta Musrenbang. Mulai dari normalisasi saluran air untuk mengantisipasi banjir, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, hingga program pemberdayaan UMKM lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Seluruh aspirasi dan usulan yang disampaikan dalam Musrenbang tingkat kecamatan ini akan dikompilasi dan diteruskan ke tingkat kabupaten. Nantinya, usulan tersebut akan melalui proses seleksi lebih lanjut untuk dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2027.
Pemerintah Kecamatan Pebayuran berharap, melalui Musrenbang ini, arah pembangunan ke depan dapat benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta mendorong terwujudnya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga. (Wnd)










