KARAWANG, AlexaNews.ID – Suasana tenang menjelang waktu sahur di Perumahan Blok B1 Saung Kebon, RT 44 RW 14, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, mendadak berubah tegang. Sekelompok remaja yang diduga masih berusia belasan tahun terlibat aksi tawuran di area permukiman warga, membuat masyarakat sekitar terbangun dan merasa khawatir.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/02) dini hari, tepat saat sebagian warga tengah bersiap menyantap sahur. Bentrokan antar kelompok remaja itu berlangsung di jalan lingkungan perumahan, tidak jauh dari kediaman seorang tokoh yang dikenal warga setempat yaitu Bos Jambul Merah (JM).
Sejumlah warga mengaku terkejut dengan suara keributan yang terdengar cukup keras. Mereka mendengar teriakan dan suara benda yang diduga dipukul atau dibenturkan, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan lingkungan sekitar.
“Awalnya terdengar suara ramai, seperti anak-anak berlarian dan berteriak. Kami kaget karena kejadiannya menjelang sahur, saat orang lagi istirahat,” ujar JM.
Warga lainnya menyebutkan, kelompok remaja tersebut datang dari arah berbeda dan langsung terlibat aksi saling serang di jalan perumahan. Namun, tawuran itu tidak berlangsung lama karena para pelaku segera membubarkan diri setelah situasi mulai ramai dan warga keluar rumah.
Tidak ada laporan korban luka serius dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, terutama karena melibatkan remaja usia tanggung dan terjadi di lingkungan permukiman yang biasanya aman.
Fenomena tawuran remaja memang kerap terjadi, khususnya pada waktu rawan seperti dini hari menjelang sahur di bulan Ramadan. Minimnya pengawasan dan faktor pergaulan diduga menjadi pemicu utama aksi kenakalan remaja tersebut.
Warga berharap aparat keamanan dan pihak terkait dapat meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali dan menjaga kondusivitas wilayah di Karawang, Jawa Barat. (King)










