KARAWANG, alexanews.id – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, Fernando Doklas, untuk menyampaikan ucapan sekaligus harapan kepada seluruh masyarakat.
Legislator dari PDI Perjuangan tersebut mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali ke fitrah, menjadi pribadi yang lebih baik, serta diberikan keberkahan dalam setiap langkah,” ujar Fernando Doklas, Jumat (20/03/2026).
Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, melainkan juga momentum refleksi diri untuk memperbaiki hubungan dengan sesama.
Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan, seperti keikhlasan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama.
Fernando juga berharap masyarakat Karawang dapat terus menjaga persatuan dan kondusivitas daerah, terutama di tengah berbagai dinamika sosial yang ada.
“Idul Fitri harus menjadi penguat silaturahmi. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan dan kebersamaan di Karawang,” katanya.
Selain itu, ia mengapresiasi berbagai pihak yang telah bekerja keras menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya.
Sebagai anggota legislatif yang membidangi Komisi III, Fernando menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun saat Ramadan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat momentum hari besar keagamaan.
“Semoga Karawang semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan kita semua bisa terus menjaga nilai gotong royong sebagai kekuatan utama daerah ini,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Fernando kembali mengajak masyarakat untuk merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita, namun tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati. (Ega Nugraha)










