CIREBON, alexanews.id – Warga Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang tergeletak tidak bernyawa di trotoar depan bengkel mesin PD Setia Budhi, Jalan Tuparev No. 20, Sabtu (9/5/2026) siang.
Korban diketahui berinisial M.H (53), seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Penemuan jasad korban sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.58 WIB. Saat itu, sejumlah warga melihat korban dalam posisi terbaring di trotoar dan tidak menunjukkan respons apa pun.
Salah seorang saksi, seorang pedagang siomay berinisial A (42), mengaku sempat melihat korban duduk santai sambil merokok di lokasi kejadian sebelum akhirnya ditemukan terbaring.
“Awalnya korban terlihat biasa saja, duduk sambil merokok. Tidak lama kemudian terlihat sudah berbaring di trotoar,” ujar saksi kepada petugas.
Karena merasa curiga korban tidak bergerak dalam waktu cukup lama, warga kemudian mencoba memeriksa kondisi pria tersebut. Setelah dipastikan tidak ada respons, warga segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Saksi lainnya, H (34), warga sekitar lokasi, mengatakan dirinya langsung berkoordinasi dengan warga lain begitu menerima informasi adanya pria yang diduga meninggal dunia di pinggir jalan.
Petugas Polsek Kedawung yang menerima laporan bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan area dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, S.H., mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Cirebon Kota guna melakukan identifikasi awal terhadap korban.
“Setelah menerima laporan masyarakat, anggota langsung menuju TKP dan melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk meminta keterangan saksi serta berkoordinasi dengan tim Inafis,” ujar Kompol Ahmad Nasori.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam bertuliskan “Kopi Puncak Bogor”, celana panjang loreng abu-abu, dan membawa tas pinggang yang berisi uang tunai serta identitas pribadi.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan. Namun untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Cirebon untuk pemeriksaan medis lebih lanjut,” jelasnya.
Proses evakuasi jenazah berlangsung kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian. Kehadiran petugas yang cepat di lokasi juga mendapat apresiasi dari warga karena mampu mengendalikan situasi dan mencegah kerumunan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, membenarkan adanya penemuan pria meninggal dunia tersebut.
Ia juga mengapresiasi respons cepat masyarakat yang segera melapor kepada pihak berwajib sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab meninggalnya korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor melalui layanan Polisi 110 apabila menemukan situasi darurat atau hal mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujar AKP M. Aris Hermanto.
Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. (Kirno)









