KARAWANG, alexanews.id – Di tengah banyaknya pemimpin yang tampil dengan janji besar dan pidato panjang, sosok Kepala Desa Gebangjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, justru hadir dengan cara berbeda. Ia memilih bekerja dalam diam, namun hasilnya nyata dirasakan masyarakat.

Sosok tersebut adalah Nuryaman, Kepala Desa Gebangjaya yang dikenal sederhana, rendah hati, dan tidak banyak bicara. Meski begitu, berbagai program pembangunan desa terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi warga.

Bagi Nuryaman, kepemimpinan bukan soal pencitraan, melainkan bagaimana memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat.

“Tak perlu banyak janji, cukup kerja nyata dan memberikan yang terbaik untuk warga,” menjadi prinsip yang terus dipegangnya selama memimpin Desa Gebangjaya.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai program desa berjalan searah dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Karawang yang dipimpin Bupati H. Aep Syaepulloh. Fokus utamanya adalah pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan infrastruktur desa. Perbaikan jalan lingkungan, pembangunan saluran air, hingga fasilitas umum terus dilakukan demi meningkatkan kenyamanan warga.

Hasilnya, akses jalan desa kini semakin baik dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar. Selain itu, perbaikan drainase juga membantu mengurangi genangan air yang sebelumnya kerap terjadi saat musim hujan.

Tak hanya infrastruktur, sektor pertanian juga mendapat perhatian serius. Sebagai wilayah yang banyak dihuni petani, Desa Gebangjaya terus memperkuat sektor pertanian melalui perbaikan irigasi dan pendampingan kepada para petani.

Bantuan sarana pertanian turut diberikan agar produktivitas hasil panen meningkat dan ekonomi warga semakin kuat. Dengan pasokan air yang lancar, para petani kini lebih optimistis menghadapi musim tanam.

Dalam bidang kesehatan, Pemerintah Desa Gebangjaya juga aktif memperkuat layanan Posyandu dan menjalankan program pencegahan stunting bagi anak-anak.

Nuryaman memastikan bahwa kesehatan masyarakat menjadi prioritas penting. Bahkan, seluruh warga desa diupayakan mendapatkan akses Jaminan Kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) agar pelayanan kesehatan bisa dinikmati semua kalangan.

“Sehat adalah hak seluruh warga. Karena itu kami berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Selain itu, pelayanan publik di kantor desa juga terus dibenahi agar lebih cepat, mudah, dan transparan. Warga kini bisa mengurus berbagai administrasi dengan lebih nyaman tanpa proses yang berbelit.

Penyaluran bantuan sosial pun dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan tanpa pungutan liar.

Di bidang lingkungan, Pemerintah Desa Gebangjaya rutin menggelar gerakan kebersihan desa dan penghijauan. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan nyaman bagi masyarakat.

Meski dikenal pendiam, dedikasi Nuryaman terhadap desa dan warganya tidak pernah diragukan. Ia mengaku lebih nyaman bekerja dan membuktikan hasil daripada banyak berbicara di depan publik.

“Saya memang orangnya sederhana dan pendiam. Tapi hati, pikiran, dan tenaga saya saya curahkan semuanya untuk warga,” kata Nuryaman.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh atas dukungan yang diberikan kepada pembangunan di Desa Gebangjaya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati H. Aep Syaepulloh atas dukungan besarnya. Saya tidak ingin banyak bicara, saya hanya ingin hasil nyata. Prinsip saya tetap, kerja sepenuh hati dan memberikan yang terbaik agar kesejahteraan warga menjadi bukti,” ungkapnya.

Kepemimpinan sederhana namun penuh kerja nyata itulah yang membuat Desa Gebangjaya terus berkembang. Perlahan namun pasti, desa tersebut semakin tertata dan masyarakatnya merasakan manfaat pembangunan secara langsung.

Di tengah dinamika pembangunan daerah, sosok seperti Nuryaman menjadi contoh bahwa ketulusan bekerja dan keberpihakan kepada rakyat tetap menjadi fondasi utama dalam memimpin. (Ahmad Saleh)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.