SERGAI, AlexaNews.ID – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus menghadirkan pendekatan berbeda dalam pelaksanaan Safari Ramadan 1447 Hijriah. Kali ini, kegiatan tidak hanya berpusat di masjid, tetapi langsung menyasar lingkungan pondok pesantren.
Tim II Safari Ramadan Pemkab Sergai yang dipimpin Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, mengunjungi Pondok Pesantren Zakiyun Najah yang berada di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Senin (2/3/2026).
Kedatangan rombongan pemerintah daerah disambut penuh antusias oleh pimpinan pesantren Mararutan Siregar, jajaran ustaz, serta ratusan santri yang telah menunggu sejak sore hari.
Pimpinan Ponpes Zakiyun Najah, Mararutan Siregar, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan pesantren. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para santri.
Ia menilai kehadiran langsung pimpinan daerah memberikan motivasi besar bagi para siswa untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan menjelaskan bahwa Safari Ramadan tahun ini membawa konsep baru dengan menjadikan pondok pesantren sebagai pusat kegiatan.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai bidang.
Adlin pun mendorong para santri agar berani memiliki cita-cita besar dan tidak membatasi masa depan hanya pada satu profesi tertentu.
“Santri harus percaya diri. Dari pesantren bisa lahir pemimpin bangsa, aparat negara, akademisi, tenaga medis hingga kepala daerah bahkan presiden,” ujarnya di hadapan para santri.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang disampaikan Ustaz Joko Sulistio, S.Pd.I., kemudian ditutup dengan buka puasa bersama serta salat Magrib berjamaah.
Pemkab Sergai menjadwalkan Safari Ramadan ini akan berlangsung di sejumlah pondok pesantren lainnya di wilayah Serdang Bedagai hingga beberapa hari ke depan sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun semangat generasi muda pesantren. (Sutrisno)










