TANGERANG, alexanews.id – Akademi Persipo Putri harus mengubur ambisi meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah takluk dari Goal Aksis (GA) Bandung pada partai final Piala Kemerdekaan yang digelar Diklat Putri Kota Tangerang, Minggu (16/8/2026).

Pertandingan puncak yang mempertemukan dua tim peserta Liga Sepakbola Putri Hydro Plus Score League tersebut berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal demi mengamankan trofi juara.

Goal Aksis Bandung melangkah ke partai final setelah sukses menyingkirkan Diklat Putri Kota Tangerang Selatan pada babak semifinal. Sementara Akademi Persipo Putri memastikan tiket final usai mengalahkan Diklat Sepakbola Putri Tangerang.

Laga final pun menjadi ajang pembuktian kualitas dua tim yang selama ini dikenal sebagai kekuatan sepak bola putri nasional. Terlebih Goal Aksis Bandung datang dengan status juara nasional All Star Liga Sepakbola Putri Hydro Plus Score League di Kudus.

Sejak peluit awal dibunyikan, Akademi Persipo Putri langsung mengambil inisiatif serangan. Tim yang diperkuat Khaira, Jagad, Wulan, Febi, dan Nada itu terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Goal Aksis Bandung.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan sepanjang babak pertama. Namun solidnya pertahanan Goal Aksis membuat serangan demi serangan Persipo Putri gagal berbuah gol.

Di sisi lain, Goal Aksis Bandung juga beberapa kali mencoba mengancam melalui serangan balik cepat. Meski demikian, kedua tim sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap bertahan imbang tanpa gol. Pertandingan pun harus ditentukan melalui drama adu tendangan penalti.

Pada babak adu penalti, keberuntungan belum berpihak kepada Akademi Persipo Putri. Dua eksekutor Persipo, yakni Khaira dan Naida, gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Sebaliknya, para penendang Goal Aksis mampu menjalankan tugas dengan baik dan sukses menjebol gawang Persipo Putri yang dikawal Anggita.

Hasil tersebut membuat Goal Aksis Bandung keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan, sementara Akademi Persipo Putri harus puas menjadi runner-up.

Kekalahan ini sekaligus menggagalkan upaya Persipo Putri untuk mencatatkan hattrick juara dalam turnamen pramusim yang mereka ikuti secara beruntun.

Meski gagal mengangkat trofi, Akademi Persipo Putri tetap membawa pulang catatan positif. Salah satunya datang dari penampilan tajam Khaira yang kembali menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang andalan tim.

Sepanjang turnamen, Khaira berhasil mencetak enam gol dan keluar sebagai top skor. Torehan tersebut menjadi modal penting bagi sang pemain untuk menghadapi kompetisi yang lebih ketat pada musim mendatang.

Ketua Umum Persipo Putri, Syaiful Wahyudin, menegaskan bahwa hasil di turnamen pramusim bukan menjadi target utama tim. Menurutnya, keikutsertaan Persipo Putri dalam berbagai ajang sebelum liga lebih difokuskan untuk melihat perkembangan dan kesiapan skuad.

“Tujuan mengikuti turnamen sebelum Liga Sepakbola Putri bukan semata-mata hasil akhir, tetapi bagaimana progres tim hingga mencapai performa terbaik saat kompetisi resmi dimulai,” ujarnya usai pertandingan.

Saepul menjelaskan, tim pelatih masih terus melakukan evaluasi untuk menyempurnakan komposisi pemain dan meningkatkan kolektivitas permainan.

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga Sepakbola Putri Hydro Plus Score League 2026/2027, Akademi Persipo Putri masih akan mengikuti dua turnamen pramusim lainnya.

Dua ajang tersebut adalah kompetisi yang akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) dan British School Jakarta (BSJ), yang rencananya diikuti delapan tim peserta.

Menurut Syaiful, turnamen tersebut akan menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih untuk mematangkan strategi dan menentukan skuad terbaik yang akan diturunkan pada kompetisi resmi.

Ia berharap seluruh pemain dapat terus meningkatkan performa dan menjaga konsistensi permainan agar mampu bersaing di level tertinggi sepak bola putri nasional.

“Mudah-mudahan setelah mengikuti Liga JIS dan BSJ, tim semakin siap dan matang dalam kolektivitas permainan. Tim pelatih juga bisa menentukan skuad terbaik untuk menghadapi Liga Sepakbola Putri Hydro Plus Score League 2026/2027 yang rencananya digelar pada Oktober 2026,” katanya.

Dengan masih adanya sejumlah agenda pramusim yang akan dijalani, Akademi Persipo Putri memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus memperkuat chemistry antarpemain sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya. (Asy)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.