CIREBON, AlexaNews.ID – Seorang pria berinisial S (55), warga Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di area parkir Rest Area 207 A Tol Palikanci, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/10/2026) dini hari.
Korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya saat dalam perjalanan pulang ke kampung halaman. Namun, penyebab pasti kematiannya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 03.30 WIB oleh petugas keamanan rest area yang sedang melakukan patroli rutin di area parkir kendaraan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Mundu IPTU Usep Winta, S.H., membenarkan adanya penemuan tersebut.
Menurut IPTU Usep Winta, korban ditemukan dalam posisi tersungkur tepat di belakang kendaraan roda empat yang ditumpanginya.
“Petugas keamanan menemukan korban dalam posisi tersungkur tepat di belakang kendaraan roda empat yang ditumpanginya,” ujar IPTU Usep Winta.
Berdasarkan keterangan pengemudi travel bernama Adi Purnomo (33), korban dijemput dari kawasan Joglo, Jakarta Barat, pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Perjalanan tersebut bertujuan mengantarkan korban pulang ke Banjarnegara.
Saat tiba di Rest Area 207 A Tol Palikanci sekitar pukul 03.00 WIB, pengemudi travel memutuskan berhenti sejenak untuk beristirahat. Korban bersama penumpang lainnya kemudian turun dari kendaraan.
Sekitar 30 menit kemudian, petugas keamanan bernama Tajudin melihat korban sudah tersungkur di area parkir.
Tajudin kemudian menghampiri korban dan berusaha membangunkannya. Namun, korban tidak memberikan respons.
Mengetahui kondisi tersebut, petugas keamanan segera menghubungi pihak kepolisian dan tim medis untuk meminta pertolongan.
Menerima laporan tersebut, personel Polres Cirebon Kota bersama Polsek Mundu mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan data korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Meski demikian, kepastian penyebab kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan medis.
Menyikapi kejadian tersebut, IPTU Usep Winta mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan sebelum dan selama melakukan perjalanan jauh.
Ia mengingatkan para pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh mulai menurun atau merasa kurang sehat.
“Apabila mulai merasa kurang sehat, segera beristirahat di tempat yang aman dan jangan ragu meminta bantuan medis. Kepedulian sesama di jalan sangat penting agar pertolongan dapat diberikan secepat mungkin,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan bahwa menjaga kondisi fisik dan segera mencari pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan merupakan hal penting, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh. (Kirno)










