SERGAI, alexanews.id – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Dusun XI dan XIII Meteran, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (17/8/2026).
Kemeriahan perayaan kemerdekaan tahun ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tebingtinggi yang berkolaborasi dengan masyarakat setempat menggelar berbagai perlombaan rakyat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu disambut antusias oleh warga, khususnya anak-anak yang menjadi peserta utama dalam berbagai perlombaan. Mahasiswa KKL STAI Tebingtinggi bertindak sebagai panitia sekaligus pemandu jalannya kegiatan.
Sejak pagi, suasana penuh semangat terlihat di lokasi perlombaan. Sorak-sorai warga dan gelak tawa anak-anak mewarnai setiap pertandingan yang digelar.
Beragam lomba khas perayaan kemerdekaan digelar pada hari pertama, mulai dari lomba lari goni, lari membawa kelereng atau guli, tarik tambang, joget bola, hingga sejumlah permainan tradisional lainnya yang mengundang antusiasme peserta.
Sementara pada hari kedua, kemeriahan berlanjut melalui lomba sepeda hias. Puluhan anak tampil kreatif menghias sepeda mereka dengan ornamen bernuansa merah putih dan simbol-simbol kemerdekaan.
Peserta kemudian berkeliling menyusuri kawasan Dusun XI dan XIII Meteran. Aksi tersebut menarik perhatian warga yang memadati pinggir jalan untuk menyaksikan iring-iringan sepeda hias.
Salah seorang warga, Nuraini Siregar (53), mengaku senang melihat anak-anak dapat mengikuti kegiatan peringatan kemerdekaan dengan tertib dan penuh semangat.
“Kami senang dan bangga melihat anak-anak teratur dan rapi mengikuti panduan dari mahasiswa KKL,” ujar Nuraini.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKL STAI Tebingtinggi memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat karena mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menghibur warga.
Hal senada disampaikan Dimas Aditya Pratama, mahasiswa STAI Tebingtinggi yang mewakili peserta KKL. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama menjalankan program pengabdian di Dusun XI dan XIII Meteran.
“Selama KKL di sini, kesannya bagus. Warga juga welcome dengan kehadiran kami dan mau bekerja sama dalam melaksanakan serta membantu kami menjalankan program KKL,” katanya.
Dimas berharap hubungan baik yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus berlangsung hingga seluruh program KKL selesai dilaksanakan.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting yang membuat berbagai kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dusun Meteran tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat.
Selain menumbuhkan semangat kebersamaan, kegiatan itu juga menjadi media untuk menanamkan nilai nasionalisme, sportivitas, dan gotong royong kepada generasi muda.
Kebersamaan yang tercipta selama kegiatan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih terus hidup dan tumbuh di tengah masyarakat hingga tingkat desa.
Melalui berbagai perlombaan dan aktivitas bersama, warga dan mahasiswa berhasil menciptakan suasana perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nilai kebersamaan dan persatuan. (Sutrisno)










