SEMARANG, Alexanews.id — Forum Komunikasi Nasional Lintas Profesi Kesehatan (FORKOMNAS LIPKES) meminta ruang dialog dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin untuk membahas persoalan status dan masa depan tenaga kesehatan.
Permintaan tersebut disampaikan melalui surat permohonan audiensi bernomor 002/FORKOMNAS-PA/IX/2026.
Ketua Umum FORKOMNAS LIPKES, Ns. Bambang Utomo, S.Kep, mengatakan persoalan status kepegawaian menjadi perhatian karena berkaitan dengan kepastian masa depan tenaga kesehatan, baik yang berstatus ASN PPPK maupun honorer.
Menurutnya, aspirasi tersebut ingin disampaikan melalui jalur dialog dan komunikasi dengan pemerintah.
Sementara itu, Sekjen FORKOMNAS LIPKES Dr. Ns. Candra Ahmadi, S.Kep., S.H., M.H.Kes, mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Komisi IX DPR RI dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan.
Namun, FORKOMNAS LIPKES masih berharap dapat berdialog langsung dengan Menteri Kesehatan untuk membahas persoalan tersebut secara lebih menyeluruh.
Dalam suratnya, FORKOMNAS LIPKES juga menyinggung keresahan sebagian tenaga kesehatan yang disebut berpotensi berkembang menjadi aksi demonstrasi hingga wacana mogok nasional.
Meski demikian, organisasi tersebut menegaskan pentingnya menjaga pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
FORKOMNAS LIPKES juga mengingat kembali pengabdian tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19. Saat itu, mereka berada di garis depan pelayanan dengan risiko yang cukup besar.
Melalui audiensi tersebut, FORKOMNAS LIPKES berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap status, kesejahteraan dan kepastian masa depan tenaga kesehatan.
Dialog diharapkan menjadi jalan untuk mencari solusi tanpa mengganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Red)










