BEKASI, alexanews.id — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bersinergi dengan masyarakat, bukan hanya ketika momentum pemilu tiba.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi, H. Ridho Choirul Umam, usai mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI yang digelar di PT CMM, Kecamatan Cikarang Timur, Minggu (27/9/2026).
Menurut Ridho, konsolidasi internal partai menjadi bagian penting untuk memperkuat militansi kader sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kontestasi elektoral 2029.
Ia mengatakan, kader PSI diarahkan untuk turun langsung ke tengah masyarakat, termasuk melakukan pendekatan dari pintu ke pintu. Langkah tersebut tidak hanya untuk memperkenalkan identitas partai, tetapi juga mendengar dan menyerap aspirasi warga.
“Mulai dari tingkat DPD, kecamatan hingga RT/RW, semua kader akan kita persiapkan dan harus berperan aktif untuk masyarakat,” ujar Ridho.
Ridho menegaskan, keberadaan kader PSI di tengah masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan sosial, pengajian, serta komunikasi dengan ulama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan berbagai komunitas lokal dinilai menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga.
Selain memperkuat struktur internal, PSI Kabupaten Bekasi juga menyatakan terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk lembaga penegak hukum maupun partai politik lainnya.
Ridho menyebut sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia, keamanan, kenyamanan serta pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Kita siap berkolaborasi lintas partai demi kepentingan masyarakat dan pembangunan pelayanan publik di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Di tingkat desa, kader PSI juga didorong menjalankan program sosial secara berkelanjutan. Salah satunya melalui kegiatan Jumat Berkah dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ridho mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk kehadiran kader PSI dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ridho juga menyampaikan bahwa arah gerak PSI tersebut sejalan dengan pesan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang disebutnya sebagai panutan dan inspirator politik.
“Seperti yang dikatakan Pak Jokowi, panutan, inspirator dan guru politik kami, PSI punya target besar ke depannya. Itu hanya bisa diraih kalau kita bekerja keras, berperan aktif dan bersinergi dengan masyarakat,” ungkapnya.
Meski mulai melakukan persiapan menghadapi kontestasi elektoral 2029, Ridho menegaskan PSI Kabupaten Bekasi tidak ingin mengabaikan persoalan masyarakat.
“Dalam mempersiapkan diri menghadapi kontestasi elektoral berikutnya, bukan berarti PSI DPD Kabupaten Bekasi akan abai terhadap masyarakat. Kita akan terus melayani warga, hadir di tengah-tengah warga Bekasi dan membantu warga dalam menghadapi berbagai kesulitan,” tegasnya.
Ia menambahkan, struktur partai harus benar-benar hidup dengan kader yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
“Karena Pak Jokowi juga menyampaikan bahwa partai ini harus memiliki struktur yang hidup. Kader-kadernya punya kedekatan dengan masyarakat yang dilayaninya di seluruh daerah di Indonesia,” pungkas Ridho.(Wnd)










