PURWAKARTA, AlexaNews.ID – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh IDE Indonesia. Bekerja sama dengan HPMI Yordania melalui program Ruang Harapan, organisasi tersebut menyalurkan bantuan pakaian hangat bagi pengungsi Palestina dan Suriah di kamp Mafraq, Yordania, pada Rabu (26/2).
Bantuan yang diberikan berupa jaket, selimut, serta perlengkapan musim dingin lainnya. Seluruh bantuan diserahkan langsung kepada keluarga pengungsi yang tinggal di tenda-tenda sederhana, di tengah suhu dingin dan keterbatasan fasilitas yang mereka hadapi setiap hari.
Wilayah Mafraq dikenal sebagai salah satu daerah di Yordania yang menjadi tempat tinggal ribuan pengungsi akibat konflik berkepanjangan di Palestina dan Suriah. Saat musim dingin tiba, kondisi di kamp pengungsian menjadi semakin berat, terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap cuaca ekstrem.
Ketua IDE Indonesia, Nata, mengatakan bahwa kehadiran tim di lokasi bukan hanya untuk menyerahkan bantuan fisik, tetapi juga membawa pesan kepedulian.
“Melihat anak-anak dan keluarga yang menggigil di tenda-tenda kecil membuat kami terdorong untuk hadir membawa kehangatan. Setiap pakaian hangat yang kami serahkan bukan hanya pelindung tubuh, tapi juga harapan bagi mereka,” ujarnya.
Distribusi bantuan dilakukan langsung oleh tim IDE Indonesia bersama HPMI Yordania guna memastikan bantuan tepat sasaran. Proses penyaluran juga disertai dengan interaksi langsung bersama para pengungsi, sebagai bentuk dukungan moral di tengah situasi yang penuh keterbatasan.
Menurut Nata, program ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam penggalangan bantuan.
“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini. Melalui kontribusi mereka, kepedulian dari berbagai hati bisa tersalurkan dan sampai kepada pengungsi yang membutuhkan, menghadirkan sedikit kehangatan di tengah musim dingin,” tambahnya.
IDE Indonesia menyatakan akan terus melanjutkan berbagai program kemanusiaan bagi pengungsi Palestina dan Suriah di Yordania. Selain bantuan kebutuhan dasar, organisasi ini juga berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang dapat membantu para pengungsi menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Melalui aksi nyata ini, IDE Indonesia sekaligus mengajak masyarakat luas untuk terus menyalurkan kepedulian kepada mereka yang terdampak konflik dan hidup dalam keterbatasan.
Di tengah suhu dingin yang menusuk, kehangatan solidaritas menjadi bukti bahwa jarak bukanlah penghalang untuk berbagi dan membantu sesama. (Ega Nugraha)










