SERGAI, alexanews.id – Turnamen Liga Kampung Soekarno Cup U-17 yang memperebutkan Piala Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, kembali menghadirkan pertandingan penuh tensi dan semangat juang tinggi dari para pesertanya.
Memasuki hari keempat pelaksanaan turnamen yang berlangsung di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (4/6/2026), perhatian penonton tertuju pada laga seru antara DPC PDI Perjuangan Sergai menghadapi DPC PDI Perjuangan Kota Medan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan permainan agresif. Baik Sergai maupun Kota Medan tampil terbuka dengan mengandalkan serangan cepat untuk membongkar pertahanan lawan.
Atmosfer pertandingan terasa semakin hidup karena dukungan masyarakat yang memadati area lapangan sejak pagi. Sorak-sorai penonton terus mengiringi setiap peluang yang tercipta dari kedua kesebelasan.
Meski tuan rumah berusaha menguasai jalannya pertandingan, tim Kota Medan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Serangan demi serangan yang dibangun dengan rapi akhirnya membuahkan hasil pada babak pertama.
Melalui sebuah skema serangan terukur, pemain Kota Medan berhasil menjebol gawang Sergai. Gol tersebut membuat kubu Medan unggul 1-0 dan menambah kepercayaan diri para pemain untuk terus menekan lawan.
Setelah unggul, Kota Medan tetap mempertahankan intensitas permainan. Sementara Sergai berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Namun hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Kota Medan tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin menarik. Sergai mencoba meningkatkan tekanan demi mengejar ketertinggalan, tetapi lini pertahanan Kota Medan tampil disiplin dan mampu menghalau sejumlah serangan yang dibangun tim lawan.
Di tengah upaya Sergai mencari gol penyama kedudukan, Kota Medan justru kembali menunjukkan ketajamannya. Sebuah peluang berhasil dikonversi menjadi gol kedua yang membuat skor berubah menjadi 2-0.
Gol tersebut membuat posisi Sergai semakin sulit. Situasi semakin berat ketika salah satu pemain tuan rumah harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah dari wasit.
Bermain dengan 10 pemain tentu menjadi tantangan besar bagi Sergai. Namun kondisi tersebut tidak membuat semangat para pemain muda tuan rumah menurun.
Sebaliknya, mereka justru menunjukkan mental bertanding yang patut diapresiasi. Meski kalah jumlah pemain dan tertinggal dua gol, Sergai tetap berusaha menekan pertahanan Kota Medan.
Beberapa peluang sempat tercipta, namun belum mampu menghasilkan gol. Dukungan penonton yang terus bergemuruh dari pinggir lapangan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk terus berjuang hingga menit akhir.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang pertandingan usai. Sergai sukses memperkecil ketertinggalan melalui sebuah gol yang langsung disambut gemuruh suporter yang memenuhi area stadion mini tersebut.
Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 dan membuat jalannya pertandingan kembali menegangkan. Kota Medan dipaksa bertahan menghadapi tekanan yang terus diberikan tuan rumah pada sisa waktu pertandingan.
Situasi sempat membuat kubu Medan berada dalam tekanan karena Sergai berupaya memanfaatkan momentum untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tidak berubah.
Kota Medan akhirnya memastikan kemenangan tipis 2-1 atas DPC PDI Perjuangan Sergai dalam salah satu pertandingan paling menarik sepanjang pelaksanaan turnamen sejauh ini.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Kota Medan dalam melanjutkan perjalanan mereka di ajang Soekarno Cup U-17.
Selain menghadirkan pertandingan yang kompetitif, laga ini juga mendapat perhatian langsung dari sejumlah tokoh penting PDI Perjuangan Sumatera Utara.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, hadir langsung menyaksikan pertandingan bersama rombongan. Kehadiran mantan Bupati Samosir tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para pemain muda yang sedang berjuang menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Rapidin terlihat mengikuti jalannya pertandingan dengan antusias. Kehadirannya juga menjadi bukti dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda yang menjadi salah satu tujuan utama penyelenggaraan turnamen.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Sergai Darma Wijaya, Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang, serta sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan dari berbagai daerah, termasuk Kota Medan, Kabupaten Langkat, dan Kota Tebing Tinggi.
Keberadaan para tokoh tersebut semakin menambah semarak pelaksanaan turnamen yang saat ini menjadi perhatian masyarakat Sergai dan sekitarnya.
Soekarno Cup U-17 sendiri tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi ini dirancang sebagai wadah pembinaan generasi muda, khususnya para pesepak bola berbakat yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Melalui turnamen ini, para pemain muda memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan teknis, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membangun karakter sportif dalam kompetisi yang sehat.
Nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan persaudaraan menjadi bagian penting yang terus ditanamkan kepada seluruh peserta selama turnamen berlangsung.
Antusiasme masyarakat yang terus memadati Lapangan PT Fajar Agung sejak hari pertama pelaksanaan menjadi bukti bahwa sepak bola usia muda masih memiliki tempat istimewa di hati warga.
Dukungan yang diberikan masyarakat tidak hanya menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah, tetapi juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
Dengan masih berlangsungnya sejumlah pertandingan lainnya, Soekarno Cup U-17 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang kelak dapat berprestasi di level yang lebih tinggi dan membawa nama daerah masing-masing ke panggung sepak bola nasional. (Sutrisno)





