PURWAKARTA, alexanews.id – Nama Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya tengah menjadi sorotan setelah ditahan Kejaksaan Agung bersama mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN lainnya, Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Sebelum terseret kasus yang kini sedang ditangani Kejagung, Sony ternyata sempat berkunjung ke Kabupaten Purwakarta pada Februari 2026 lalu. Hal itu bisa dilihat di linimasa media sosial milik Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein.

Saat itu, Sony yang masih menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi hadir mendampingi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dalam kegiatan pembahasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Purwakarta. Salah satu fokus pembahasannya adalah keberadaan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat itu telah berjumlah sekitar 140 titik di Purwakarta.

Dalam kunjungannya, Sony menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan limbah dapur MBG agar tidak menimbulkan dampak lingkungan bagi masyarakat. Ia juga meminta seluruh pengelola SPPG menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara disiplin demi menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Selain itu, Sony juga mendorong masyarakat untuk ikut mengawasi operasional dapur MBG dan melaporkan apabila ditemukan dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas dapur SPPG.

Kini, beberapa bulan setelah kunjungan tersebut, Sony justru menjadi perhatian publik nasional. Ia ditahan Kejaksaan Agung bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung setelah sebelumnya dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan profil resminya, Sony Sonjaya merupakan purnawirawan Polri kelahiran Bandung, 20 Oktober 1967. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) dan pernah menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Kapolres Majalengka, Kapolres Bandung, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh hingga Kabagrenopsnal Robinopsnal Bareskrim Polri.

Sebelum menjabat Wakil Kepala BGN, Sony juga pernah menjadi Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN serta memimpin Tim Verifikasi BGN.

Hingga saat ini Kejaksaan Agung masih terus mengembangkan penyidikan terhadap perkara yang menyeret sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional tersebut. Pihak Kejagung belum mengungkap secara rinci seluruh konstruksi perkara yang sedang ditangani. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.