PURWAKARTA, alexanews.id – Kesibukan sebagai Wakil Ketua DPRD Purwakarta tak membuat Luthfi Bamala berhenti berinovasi. Di sela aktivitas politiknya, ia kini sukses mengembangkan usaha peternakan domba yang diberi nama Bamala Farm.

Berlokasi di Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Bamala Farm menjadi salah satu usaha yang tengah berkembang pesat. Tak hanya fokus pada jual beli domba, peternakan ini juga menjalankan program penggemukan hingga pembibitan.

Menurut Luthfi, ide membangun peternakan berawal dari keinginannya menjalankan usaha yang memiliki manfaat jangka panjang sekaligus mengikuti anjuran Rasulullah tentang usaha peternakan.

“Saya membangun Bamala Farm di Purwakarta. Salah satu alasannya karena usaha ternak domba dan kambing memiliki banyak manfaat dan prospeknya juga bagus,” kata Luthfi, kepada alexanews.id dan halopwk, Kamis 4 Juni 2026.

Saat ini Bamala Farm memiliki tiga lini usaha utama. Pertama trading atau jual beli domba, kedua fattening atau penggemukan, dan ketiga breeding yang fokus menghasilkan bibit serta anakan domba.

Perkembangan usaha tersebut terbilang cukup cepat. Padahal pembangunan peternakan baru dimulai pada 23 Desember 2025 lalu.

Meski belum genap setahun berjalan, Bamala Farm sudah mulai menuai hasil. Hingga saat ini tercatat sekitar 16 ekor anakan domba telah lahir dari program breeding yang dijalankan.

Tak hanya itu, sekitar 20 indukan lainnya juga sedang hamil dan diperkirakan akan segera melahirkan dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah sudah ada sekitar 16 anakan yang lahir. Masih ada sekitar 20 indukan yang sedang hamil besar dan siap melahirkan,” ujarnya.

Luthfi mengatakan setiap indukan memiliki produktivitas berbeda-beda. Ada yang melahirkan satu ekor, dua ekor bahkan hingga tiga ekor anak dalam satu kali kelahiran.

Melihat perkembangan tersebut, ia optimistis Bamala Farm bisa menjadi salah satu pemasok kebutuhan domba kurban di Jawa Barat.

Terlebih saat momen Idul Adha lalu, penjualan perdana domba kurban dari Bamala Farm mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat.

Ke depan, Luthfi menargetkan Purwakarta mampu memenuhi kebutuhan domba dari hasil peternakan sendiri tanpa harus bergantung pada pasokan dari daerah lain.

Ia berharap dalam dua tahun mendatang, Bamala Farm sudah mampu menghasilkan lebih banyak ternak berkualitas yang siap dipasarkan ke berbagai daerah, khususnya di Pulau Jawa.

“Harapannya dua tahun ke depan kita sudah bisa memproduksi lebih banyak domba dari Purwakarta sendiri dan memasarkannya ke masyarakat luas,” tuturnya. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.