KARAWANG, Alexanews.id – Ustadz Abdul Somad kembali mengingatkan pentingnya doa dalam kehidupan seorang muslim. Dalam tausiyahnya, pria yang akrab disapa UAS itu menegaskan bahwa doa bukan sekadar pelengkap ibadah, melainkan kekuatan utama bagi orang beriman.

Menurut UAS, doa adalah senjata bagi seorang mukmin. Tanpa doa, seorang muslim diibaratkan seperti seseorang yang masuk ke medan berbahaya tanpa perlindungan. Ia menggambarkan kondisi tersebut seperti orang yang berjalan sendirian tanpa bekal dan tanpa penjagaan, sehingga mudah terserang bahaya.

“Doa itu senjatanya orang beriman,” tegasnya di hadapan jamaah.

UAS menjelaskan, kehidupan manusia penuh dengan ujian dan tantangan. Tanpa doa, manusia akan mudah goyah dan tak memiliki pegangan spiritual. Ia mencontohkan, orang yang tidak memanjatkan doa sama saja seperti seseorang yang membiarkan dirinya menghadapi ancaman tanpa pertahanan.

Lebih jauh, UAS menyebut doa sebagai inti dari ibadah. Ia menyampaikan bahwa kualitas ibadah seseorang sangat berkaitan dengan kesungguhannya dalam berdoa. Doa, kata dia, menjadi bukti ketundukan dan penghambaan manusia kepada Allah SWT.

“Doa itu otaknya ibadah,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, UAS mengingatkan bahwa manusia dinilai dari akal dan kesadarannya. Ketika seseorang rajin menjalankan ibadah, namun enggan berdoa, maka ia dinilai belum memahami hakikat penghambaan secara utuh. Bahkan, ia menyebut sikap enggan berdoa sebagai bentuk kesombongan di hadapan Allah SWT.

Menurutnya, doa adalah bentuk pengakuan bahwa manusia lemah dan membutuhkan pertolongan Sang Pencipta. Tanpa doa, ibadah bisa kehilangan ruh dan maknanya.

Karena itu, UAS mengajak jamaah untuk memperbanyak doa dalam setiap kesempatan, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dalam doa, terutama saat berada dalam majelis ilmu.

Di akhir ceramahnya, UAS mengajak seluruh jamaah untuk bersatu dalam doa. Ia menyebut bahwa majelis ilmu yang dihadiri kaum muslimin juga disaksikan oleh para malaikat, yang turut mengaminkan setiap doa yang dipanjatkan.

“Semoga doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT,” ucapnya.

Sebagai penutup, UAS mengajak jamaah untuk bertawasul dengan membaca Surah Al-Fatihah, disertai niat yang tulus dan harapan terbaik kepada Allah SWT. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.