CIREBON, alexanews.id – Polres Cirebon Kota menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 sebagai langkah memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Markas Komando Polres Cirebon Kota pada Kamis (12/3/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, yang melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana pendukung sebelum operasi pengamanan Idul Fitri dimulai.
Dalam kegiatan tersebut, unsur lintas sektoral turut dilibatkan untuk memperkuat pengamanan wilayah. Dukungan datang dari TNI melalui Kodim 0614/Kota Cirebon, serta sejumlah instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kesehatan.
Kapolres mengatakan Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia guna memastikan keamanan masyarakat selama masa libur Lebaran.
“Apel ini merupakan bentuk kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana dalam mendukung pengamanan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Lebaran berjalan aman dan lancar,” ujar Eko.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah lokasi strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain jalur utama arus mudik dan balik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta fasilitas umum seperti terminal dan stasiun.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu memprioritaskan keselamatan selama di perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Ia berharap dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Cirebon dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan penuh kebahagiaan,” katanya. (Kirno)










