CIREBON, alexanews.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon menggelar apel pasukan sebagai tanda kesiapan menghadapi lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Stasiun Cirebon atau Stasiun Kejaksan pada Jumat (13/3).
Apel tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Sejak beberapa hari terakhir, volume penumpang di wilayah operasional Daop 3 Cirebon sudah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Memasuki hari ketiga masa angkutan Lebaran yang dimulai pada 11 Maret 2026, jumlah penumpang yang menggunakan layanan kereta api dari dan menuju wilayah Cirebon terus mengalami kenaikan dibandingkan hari normal.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa tren peningkatan penumpang sudah terlihat sejak hari pertama masa angkutan Lebaran diberlakukan.
Ia menyebutkan bahwa rata-rata penumpang harian yang biasanya berada di angka sekitar 4.000 orang kini meningkat menjadi sekitar 5.000 orang per hari.
“Sejak tanggal 11 Maret hingga hari ini, 13 Maret, jumlah penumpang sudah menunjukkan kenaikan. Jika pada hari biasa rata-rata sekitar 4.000 penumpang, sejak awal angkutan Lebaran jumlahnya sudah mencapai sekitar 5.000 penumpang,” ujar Muhibbuddin dalam keterangannya, Jumat (13/3).
Kenaikan tersebut berarti terjadi lonjakan sekitar 25 persen dibandingkan hari-hari biasa. Menurutnya, angka tersebut masih berpotensi terus meningkat karena penjualan tiket kereta api untuk masa mudik masih berlangsung baik secara daring maupun melalui layanan langsung di stasiun.
Muhibbuddin menambahkan, meskipun secara nasional puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret dan 24 Maret 2026, pola pergerakan penumpang di wilayah Cirebon memiliki kecenderungan berbeda.
Berdasarkan data pemesanan tiket yang sudah masuk hingga saat ini, lonjakan penumpang tertinggi di wilayah kerja Daop 3 Cirebon justru diperkirakan terjadi beberapa hari setelah puncak nasional.
“Dari data pemesanan tiket yang kami pantau, puncak keberangkatan maupun kedatangan penumpang di wilayah Daop 3 Cirebon diperkirakan terjadi pada 23 Maret 2026,” jelasnya.
Dengan adanya prediksi lonjakan tersebut, KAI Daop 3 Cirebon terus mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman selama periode angkutan Lebaran.
Selain memastikan kesiapan petugas, KAI juga melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan penumpang serta memperbarui data pemesanan tiket secara berkala.
Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan dengan kereta api diimbau untuk memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi KAI Access maupun kanal resmi lainnya. Informasi tersebut penting agar calon penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari kehabisan tiket pada tanggal-tanggal tertentu.
KAI Daop 3 Cirebon juga mengingatkan penumpang untuk datang ke stasiun lebih awal sebelum jadwal keberangkatan kereta. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean saat proses pemeriksaan tiket dan pemeriksaan keamanan yang biasanya meningkat selama masa angkutan Lebaran. (Kirno)










