SERGAI, alexanews.id – Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti halaman Masjid Agung Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (29/4/2026), saat sebanyak 190 calon jamaah haji Kloter 8 resmi dilepas menuju Asrama Haji Medan.

Ratusan keluarga tampak memadati lokasi sejak pagi. Tangis haru, pelukan hangat, dan doa-doa lirih mengiringi langkah para tamu Allah yang bersiap memulai perjalanan suci menuju Tanah Haram. Momen sakral ini menjadi salah satu peristiwa spiritual paling menggetarkan di Kabupaten Serdang Bedagai.

Keberangkatan jamaah haji tahun ini tak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga perhatian serius jajaran Polres Serdang Bedagai yang turun langsung melakukan pengamanan penuh demi memastikan seluruh proses pelepasan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Prosesi pelepasan berlangsung di Dusun I, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Sejak pagi, aparat kepolisian telah bersiaga di sejumlah titik untuk mengatur arus lalu lintas, mengamankan area masjid, serta memastikan rombongan jamaah dapat berangkat tanpa hambatan menuju Asrama Haji Medan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Serdang Bedagai, H Hasan Basri, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelepasan jamaah haji merupakan tradisi penuh makna yang sarat doa restu masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur atas kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Ia menjelaskan, total jamaah haji asal Serdang Bedagai pada musim haji 2026 berjumlah 230 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 jamaah diberangkatkan dalam empat kelompok terbang atau kloter.

“Hari ini Kloter 8 menjadi rombongan terbesar dengan jumlah 190 orang, terdiri dari 84 jamaah laki-laki dan 116 jamaah perempuan,” ujar Hasan Basri dalam sambutannya.

Ia juga memaparkan bahwa jamaah tertua pada musim haji tahun ini adalah Sapinah (84), warga Kecamatan Dolok Masihul. Sementara jamaah termuda tercatat atas nama Raka Setiawan (22), warga Kecamatan Sipispis.

Data ini menjadi gambaran bahwa panggilan ke Tanah Suci datang kepada siapa saja, tanpa memandang usia, selama Allah memberi kesempatan.

Untuk mendukung kelancaran keberangkatan, panitia telah menyiapkan lima unit bus utama untuk mengangkut jamaah, dua ambulans lengkap dengan petugas medis, empat mobil panitia, serta dua truk khusus pengangkut koper jamaah menuju Asrama Haji Medan.

Seluruh armada disiapkan dengan pengawalan dan pengamanan ketat agar perjalanan berlangsung lancar serta memberi rasa aman bagi seluruh jamaah.

Prosesi pelepasan juga diisi dengan sejumlah rangkaian adat dan seremoni yang sarat makna. Mulai dari tepung tawar sebagai simbol doa keselamatan, penyerahan bingkisan, pemasangan tanda pengenal jamaah, hingga penyerahan bendera muktab oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Umar Yusri Tambunan.

Rangkaian ini menjadi simbol restu pemerintah daerah dan masyarakat kepada para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Umar Yusri Tambunan menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah anugerah besar yang tidak semua orang dapat merasakannya, meskipun memiliki kemampuan materi.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.

“Kami berharap seluruh jamaah menjaga kesehatan selama perjalanan dan selama di Tanah Suci, menjaga nama baik daerah, serta pulang sebagai haji yang mabrur dan membawa semangat religius untuk Kabupaten Serdang Bedagai,” kata Adlin.

Pesan tersebut disambut haru para jamaah dan keluarga yang hadir. Banyak di antara mereka tampak menitikkan air mata, terlebih saat nama rombongan mulai dipanggil untuk naik ke bus pemberangkatan.

Di sisi lain, jajaran Polres Serdang Bedagai memastikan pengamanan dilakukan secara maksimal selama proses pelepasan berlangsung.

Kapolres Serdang Bedagai melalui Wakapolres S.P. Anak Ampun menegaskan komitmen kepolisian untuk mendukung penuh kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Pihak kepolisian tidak hanya fokus pada pengamanan area acara, tetapi juga memastikan mobilitas jamaah menuju Asrama Haji Medan berjalan tanpa kendala.

Terpisah, Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya menyampaikan bahwa jajaran kepolisian juga turut mendoakan seluruh jamaah agar diberi kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

Menurutnya, pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam momentum penting keagamaan seperti pelepasan calon jamaah haji.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal agar proses pemberangkatan jamaah haji menuju Asrama Haji Medan berlangsung lancar, aman, dan kondusif,” tegas AKP Bringin Jaya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Suasana semakin haru saat Wakil Bupati didampingi unsur Forkopimda Serdang Bedagai secara resmi melepas keberangkatan rombongan.

Lambaian tangan keluarga, tangis haru para pengantar, dan lantunan doa mengiringi keberangkatan bus yang membawa para jamaah menuju Asrama Haji Medan.

Keberangkatan ini bukan hanya menjadi perjalanan menuju Mekkah, tetapi juga menjadi momen spiritual yang menyatukan doa, harapan, dan ketulusan seluruh masyarakat Serdang Bedagai bagi para tamu Allah.

Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.