CIREBON, alexanews.id – Sebuah rumah milik warga di Dusun 2 Blok Krupak RT 001/RW 003, Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (15/6/2026) malam.

Bangunan yang merupakan rumah tua dengan dominasi material kayu itu dilaporkan terbakar hebat hingga seluruh bagian rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan.

Kepala Bidang Pemadam, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan kejadian diterima petugas Sektor Pangenan sekitar pukul 20.14 WIB dari pemilik rumah bernama Casiman.

“Mendapat laporan tersebut, petugas segera berangkat menuju lokasi pada pukul 20.19 WIB dan tiba di tempat kejadian sekitar enam menit kemudian,” ujar Eno.

Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik yang terjadi di kamar bagian tengah rumah. Percikan api kemudian menyambar kasur dan dengan cepat merembet ke bagian atap bangunan.

Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang berada di luar. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena sebagian besar konstruksi bangunan terbuat dari kayu, kobaran api semakin membesar dan menjalar ke berbagai sisi rumah.

Melihat kondisi api yang terus membesar serta lokasi rumah yang berada di kawasan padat penduduk, petugas Damkar Sektor Pangenan segera meminta bantuan armada tambahan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mengantisipasi penyebaran api ke bangunan lain di sekitarnya.

“Ketika petugas tiba, kondisi api masih sangat besar. Untuk proses pemadaman dan pendinginan, kami meminta bantuan armada dari Sektor Lemahabang serta satu unit armada water supply dari Sektor Sumber,” kata Eno.

Operasi penanganan kebakaran dipimpin langsung oleh Komandan Sektor Lemahabang, Moh. Imron. Dalam prosesnya, petugas sempat menghadapi kendala akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian sehingga ruang gerak tim pemadam menjadi terbatas.

Setelah melakukan upaya pemadaman secara intensif, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.59 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

Operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 21.15 WIB setelah petugas memastikan lokasi benar-benar aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Selain personel Damkar, sejumlah unsur gabungan turut membantu pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian. Mereka terdiri dari anggota Polsek Mundu, Babinsa Koramil Astanajapura, serta perangkat Desa Citemu.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.