KARAWANG, alexanews.id – Kecamatan Cibuaya dikenal sebagai salah satu wilayah pertanian andalan di Kabupaten Karawang. Kawasan ini memiliki hamparan sawah luas dan subur yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Dari 11 desa yang ada di Kecamatan Cibuaya, Desa Jayamulya menjadi salah satu wilayah dengan potensi pertanian terbesar.
Berdasarkan data Statistik Sektoral Kabupaten Karawang serta Data Dinas Pertanian Tahun 2026, sektor pertanian di wilayah tersebut memiliki kontribusi penting terhadap produksi pangan daerah. Kondisi tanah yang subur membuat masyarakat setempat menggantungkan perekonomian keluarga dari hasil pertanian.
Potensi besar itu dinilai sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani. Di tingkat daerah, program tersebut juga sejalan dengan komitmen Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh yang ingin mendorong kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan hasil panen masyarakat secara merata.
Karena itu, masyarakat berharap Dinas Pertanian Kabupaten Karawang dapat menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan petani, khususnya di wilayah Kecamatan Cibuaya dan Desa Jayamulya.
Kepala Desa Jayamulya, Carwadi Adi Saepudin, mengatakan masyarakat sangat mendukung program pemerintah pusat maupun daerah dalam memajukan sektor pertanian. Namun, menurutnya, dukungan tersebut perlu dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai.
“Wilayah kami memiliki lahan pertanian yang luas dan subur. Mayoritas masyarakat hidup dari sektor pertanian. Karena itu kami sangat berharap perhatian dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang agar kebutuhan petani di wilayah kami dapat segera direalisasikan,” ujar Carwadi.
Ia menjelaskan ada sejumlah kebutuhan mendesak yang selama ini diharapkan warga untuk menunjang produktivitas pertanian. Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), dam parit, rumah pompa, jembatan usaha tani, hingga perbaikan saluran tersier atau TPT.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat penting agar aktivitas pertanian berjalan lebih maksimal dan hasil panen petani meningkat.
“Kami berharap pembangunan pertanian dapat dirasakan merata hingga desa-desa. Dengan infrastruktur yang memadai, petani tentu akan lebih mudah dalam mengelola lahan dan meningkatkan hasil produksi,” katanya.
Harapan serupa juga disampaikan Ahmad, warga Desa Jayamulya. Ia berharap Dinas Pertanian Kabupaten Karawang lebih aktif turun langsung ke lapangan agar dapat melihat kondisi riil yang dihadapi petani.
“Kami ingin pemerintah hadir nyata di tengah masyarakat. Infrastruktur seperti rumah pompa, irigasi, dan jalan usaha tani sangat dibutuhkan agar hasil panen lebih maksimal,” ujar Ahmad.
Ia menilai pemerataan pembangunan menjadi hal penting agar tidak ada desa yang tertinggal dalam perkembangan sektor pertanian.
Selain itu, Ahmad berharap komunikasi antara pemerintah daerah, dinas terkait, kepala desa, dan petani dapat diperkuat melalui koordinasi langsung di lapangan.
“Kami berharap pihak Dinas Pertanian bisa datang langsung bertemu dengan kepala desa dan para petani. Dengan begitu pemerintah bisa mengetahui kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” tuturnya.
Menurut warga, potensi pertanian di Kecamatan Cibuaya sebenarnya sangat besar. Dukungan lahan yang subur dan masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani menjadi modal penting untuk mendukung program ketahanan pangan.
Karena itu, masyarakat berharap seluruh program pembangunan pertanian dapat segera direalisasikan secara merata sehingga visi pertanian maju dan petani sejahtera benar-benar terwujud hingga ke tingkat desa. (Ahmad Saleh)










