KARAWANG, alexanews.id – SMPN 2 Majalaya, Kabupaten Karawang, mencatat sebanyak 597 siswa kelas IX menyelesaikan pendidikan pada tahun ajaran 2025-2026. Menjelang pengumuman kelulusan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026, pihak sekolah mulai fokus mengarahkan siswa menentukan langkah pendidikan selanjutnya.

Sebagian siswa diketahui telah mengikuti proses pendaftaran awal ke sejumlah sekolah lanjutan, termasuk jalur pendaftaran di Sekolah Maung atau SMAN 5 Karawang. Sementara siswa lainnya masih mempersiapkan diri mengikuti seleksi reguler SMA maupun SMK yang dijadwalkan dimulai pada 8 Juni mendatang.

Kepala SMPN 2 Majalaya, H. Epi Karyata S.Pd., mengatakan seluruh pihak sekolah berharap seluruh siswa tahun ini dapat lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jumlah siswa kelas IX tahun ini sebanyak 597 siswa. Mudah-mudahan seluruhnya lulus dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar H. Epi Karyata.

Menurutnya, hingga saat ini sekolah masih melakukan pendataan terkait jumlah siswa yang sudah menentukan pilihan sekolah lanjutan maupun yang masih mempertimbangkan jurusan dan sekolah tujuan.

Namun demikian, secara umum mayoritas lulusan SMPN 2 Majalaya dipastikan akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA maupun SMK di wilayah Karawang dan sekitarnya.

Pihak sekolah juga menaruh harapan besar agar para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan menunjukkan prestasi di lingkungan pendidikan yang baru.

“Anak-anak SMPN 2 Majalaya diharapkan bisa memberikan prestasi yang baik di sekolah lanjutannya nanti, membawa nama baik sekolah, serta menjadi motivasi bagi adik-adiknya yang masih belajar di sini,” katanya.

Selain fokus pada kelulusan, sekolah juga terus memberikan pendampingan kepada siswa dan orang tua terkait proses Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026. Pendampingan dilakukan agar siswa tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung.

Sekolah bahkan telah membentuk panitia khusus CPMB yang bertugas membantu siswa berkonsultasi mengenai pilihan sekolah hingga jurusan yang sesuai dengan kemampuan akademik, minat, serta cita-cita mereka di masa depan.

Langkah tersebut dilakukan karena pihak sekolah ingin memastikan setiap siswa memilih jalur pendidikan dengan pertimbangan matang, bukan hanya mengikuti pilihan teman sebaya.

H. Epi menegaskan, siswa perlu mulai menentukan arah masa depan sejak dini agar dapat memilih pendidikan yang sesuai dengan karakter dan kemampuan masing-masing.

“Jangan sampai memilih sekolah hanya karena ikut teman. Anak-anak harus mulai menentukan cita-citanya, ingin menjadi apa, sehingga bisa memilih apakah lebih cocok ke SMA atau SMK agar selaras dengan harapan masa depannya,” ungkapnya.

Menurutnya, pemilihan sekolah lanjutan yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan siswa ke depannya. Karena itu, peran orang tua juga dinilai penting dalam mendampingi anak menentukan pilihan pendidikan.

SMA dinilai cocok bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan akademik ke perguruan tinggi, sementara SMK bisa menjadi pilihan bagi siswa yang ingin memiliki keterampilan kerja lebih cepat sesuai bidang tertentu.

Meski demikian, pihak sekolah menegaskan tidak ada jalur pendidikan yang lebih unggul satu sama lain. Semua kembali pada minat, bakat, dan tujuan masa depan masing-masing siswa.

Di sisi lain, suasana menjelang pengumuman kelulusan mulai terasa di lingkungan sekolah. Para siswa kelas IX tampak antusias mempersiapkan diri menuju tahap pendidikan berikutnya setelah menempuh proses belajar selama tiga tahun terakhir.

Bagi sebagian siswa, masa kelulusan menjadi momen membanggakan sekaligus penuh tantangan karena harus menentukan pilihan penting untuk masa depan mereka.

Sekolah berharap seluruh siswa tetap menjaga kedisiplinan dan tidak melakukan aksi berlebihan saat pengumuman kelulusan nanti. Pihak sekolah juga mengimbau orang tua terus mengawasi serta memberikan dukungan positif kepada anak-anak mereka.

Dengan pendampingan dari sekolah dan dukungan penuh orang tua, SMPN 2 Majalaya optimistis lulusan tahun ini mampu melanjutkan pendidikan dengan baik serta tumbuh menjadi generasi berprestasi yang membanggakan keluarga maupun daerahnya. (Yopie Iskandar)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.