KARAWANG, alexanews.id – Sejumlah pedagang di Pasar Proklamasi Rengasdengklok kembali menyuarakan keluhan mereka terkait kondisi pasar yang dinilai masih sepi pembeli. Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Karawang segera mengambil langkah tegas dengan memusatkan seluruh aktivitas perdagangan dalam satu lokasi.

Menurut para pedagang, keberadaan beberapa titik pasar di wilayah Rengasdengklok membuat konsentrasi pembeli terbagi sehingga berdampak langsung terhadap menurunnya omzet penjualan.

Salah seorang pedagang jengkol di Pasar Proklamasi, Ade Rojali, mengaku kecewa karena hingga saat ini kondisi pasar belum menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak relokasi dilakukan.

Ade mengatakan dirinya bersama pedagang lain telah mengikuti kebijakan pemerintah dengan pindah berjualan ke Pasar Proklamasi. Namun, menurutnya masih ada sejumlah pedagang yang tetap berjualan di lokasi lain sehingga membuat persaingan menjadi tidak seimbang.

“Kami mengikuti aturan pemerintah dengan pindah ke Pasar Proklamasi. Tetapi kenyataannya masih banyak yang tidak pindah dan tetap berjualan di tempat lain. Pemerintah terkesan diam dan membiarkan kondisi ini. Kalau seperti ini terus, apakah kami juga harus kembali berjualan di pinggir jalan atau ke pasar lama?” kata Ade Rojali.

Menurut Ade, jika pemerintah memang ingin menata pasar, maka seluruh pedagang harus diperlakukan sama tanpa pengecualian. Ia menilai kebijakan relokasi tidak akan berjalan efektif jika masih ada aktivitas perdagangan di lokasi lain.

Para pedagang juga menilai kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih turut memengaruhi daya beli. Ditambah lagi dengan adanya beberapa titik pasar, jumlah pembeli yang datang ke Pasar Proklamasi menjadi semakin berkurang.

Akibatnya, banyak pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan dibandingkan saat aktivitas perdagangan masih terpusat di satu lokasi.

Mereka berharap pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan penataan pasar yang saat ini berjalan di Kecamatan Rengasdengklok.

Menurut para pedagang, pasar yang terpusat di satu lokasi akan memberikan banyak manfaat. Selain membuat jumlah pengunjung lebih banyak, kondisi tersebut juga dapat menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat dan adil bagi seluruh pedagang.

Para pedagang kecil juga berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi mereka yang saat ini harus berjuang menghadapi berbagai tantangan ekonomi, mulai dari turunnya daya beli masyarakat hingga meningkatnya biaya operasional usaha.

Karena itu, mereka meminta Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas terkait segera mengambil langkah konkret dan memberikan kepastian terkait penataan pasar di Rengasdengklok.

Mereka juga berharap aturan yang telah dibuat dapat diterapkan secara konsisten kepada seluruh pedagang tanpa tebang pilih.

Hingga saat ini, para pedagang masih menunggu kebijakan dan solusi dari pemerintah daerah agar aktivitas perdagangan di Pasar Proklamasi kembali ramai dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Mereka berharap keberadaan pasar yang tertib, nyaman, dan terpusat dalam satu lokasi dapat menjadi solusi untuk menghidupkan kembali roda ekonomi para pedagang kecil di Rengasdengklok. (Asbel)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.