KARAWANG, alexanews.id – Upaya meningkatkan keterampilan kerja sekaligus memperluas peluang usaha bagi masyarakat terus dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang. Salah satunya melalui pelatihan servis dan perbaikan sistem pendingin udara (AC) mobil yang digelar bekerja sama dengan Politeknik Negeri Bandung (Polban) di Balai Latihan Kerja (BLK) Karawang.
Sebanyak 16 alumni BLK Karawang mengikuti pelatihan yang berlangsung pada Rabu (12/8) tersebut. Program ini diprioritaskan bagi alumni yang telah memiliki usaha, khususnya di bidang servis AC, agar kemampuan yang dimiliki semakin berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan.
Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kabupaten Karawang, Agung Jauhari, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari kerja sama jangka panjang antara BLK Karawang dan Polban yang telah terjalin selama kurang lebih lima tahun.
Menurut Agung, kolaborasi tersebut tidak hanya menghadirkan pelatihan teknis, tetapi juga dukungan peralatan yang dapat dimanfaatkan peserta untuk meningkatkan kualitas layanan mereka.
“Kerja sama dengan Polban sudah berjalan selama lima tahun. Kali ini diwujudkan melalui pelatihan AC mobil, termasuk bantuan alat dan pembelajaran kepada alumni BLK,” ujar Agung.
Ia menjelaskan sebagian besar peserta sebelumnya lebih banyak menangani servis AC rumah tangga. Melalui pelatihan ini, mereka mendapatkan pengetahuan baru terkait sistem pendingin udara pada kendaraan roda empat yang memiliki karakteristik berbeda.
Dengan tambahan kompetensi tersebut, para peserta diharapkan mampu memperluas jenis layanan usaha yang ditawarkan kepada konsumen sehingga peluang memperoleh penghasilan lebih besar semakin terbuka.
“Alumni BLK, khususnya yang sudah memiliki usaha, kita panggil agar keterampilannya meningkat sekaligus penghasilannya bertambah,” katanya.
Sementara itu, narasumber dari Polban, Prof. Ir. Sumeru, M.T., Ph.D., menuturkan pelatihan dirancang untuk mengakomodasi peserta dari berbagai tingkat kemampuan, mulai dari yang sudah berpengalaman hingga pemula yang baru ingin mendalami bidang servis AC mobil.
Peserta yang telah memiliki pengalaman diharapkan dapat meningkatkan kemampuan diagnosis dan perbaikan secara lebih tepat dan efisien. Sedangkan bagi peserta yang baru belajar, pelatihan ini dapat menjadi modal awal untuk membuka usaha atau bengkel AC mobil secara mandiri.
Selain materi teknis mengenai perawatan dan perbaikan AC kendaraan, peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan refrigeran R1234yf yang dikenal lebih ramah lingkungan.
Refrigeran tersebut memiliki nilai Global Warming Potential (GWP) di bawah satu, sehingga dinilai lebih aman bagi lingkungan dibandingkan refrigeran konvensional yang memiliki potensi pemanasan global lebih tinggi.
Pengenalan teknologi ramah lingkungan ini menjadi bagian penting dari pelatihan agar peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memahami perkembangan teknologi otomotif yang semakin mengedepankan aspek keberlanjutan.
Melalui pelatihan ini, Disnakertrans Karawang berharap alumni BLK mampu meningkatkan daya saing, memperluas layanan jasa yang dimiliki, serta menciptakan peluang usaha baru yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Karawang.
Program peningkatan kompetensi tersebut juga menjadi salah satu langkah nyata dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu mengikuti kebutuhan industri dan perkembangan teknologi otomotif yang terus berubah. (Yopie Iskandar)










