KARAWANG, alexanews.id – Ketua Umum Viking Batujaya, Risky Ardian, akhirnya angkat bicara terkait kabar yang ramai beredar di media sosial mengenai penyebab meninggalnya seorang pria berinisial AR.
Dalam pernyataan resminya, Risky menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban sekaligus meminta masyarakat tidak menggiring opini liar yang dapat memperkeruh suasana.
“Kami keluarga besar Viking Batujaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum AR. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Risky Ardian, Kamis, 14 Mei 2026.
Ia juga mengutuk keras aksi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan meminta aparat kepolisian mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
“Kami mengutuk keras pelaku penganiayaan yang menyebabkan almarhum meninggal dunia. Kami juga meminta pihak kepolisian memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku,” katanya.
Di sisi lain, Risky menegaskan bahwa peristiwa meninggalnya AR tidak berkaitan dengan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang sebelumnya digelar di wilayah Batujaya.
Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi panitia nobar dari pihak Viking maupun Jakmania, nama korban tidak tercantum dalam daftar pembelian tiket acara nobar.
“Dari hasil pengecekan panitia, nama almarhum tidak ada dalam daftar pembelian tiket nobar. Selain itu, saat acara berlangsung juga tidak terlihat berada di lokasi nobar,” jelasnya.
Risky menambahkan, sebelum hingga setelah kegiatan nobar berlangsung, pihak Viking Batujaya dan Jakmania Batujaya terus melakukan komunikasi intensif guna menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Jakmania Batujaya untuk meminimalisir potensi gesekan. Alhamdulillah komunikasi selama ini berjalan baik,” ucapnya.
Ia berharap kejadian tersebut tidak merusak hubungan baik antar kelompok suporter yang selama ini sudah terjalin harmonis di Batujaya.
“Kami berharap hubungan komunikasi yang sudah terjalin baik antara Viking Batujaya dan Jakmania Batujaya bisa semakin baik ke depannya demi menciptakan iklim suporter yang kondusif,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Risky juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan statement liar di media sosial yang dapat menyudutkan pihak tertentu. Jangan mudah termakan berita yang belum jelas asal-usulnya,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi agar situasi tetap aman dan kondusif.
“Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tutupnya. (Ega Nugraha)










