KARAWANG, alexanews.id – Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan publik setelah muncul sejumlah keluhan dari warga terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Karawang Maslani bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) itu digelar sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Beragam layanan disediakan, mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, bazar UMKM hingga pasar sembako murah.

Namun, di tengah pelaksanaan kegiatan tersebut, muncul perbedaan pandangan di kalangan masyarakat mengenai tingkat partisipasi warga.

Sejumlah warga menilai kegiatan PATEN berlangsung kurang ramai dan didominasi oleh kehadiran perangkat desa serta unsur pemerintahan setempat. Mereka menduga kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurang optimalnya sosialisasi yang dilakukan sebelum acara berlangsung.

Selain menyoroti tingkat kehadiran masyarakat, warga juga menyampaikan keluhan terkait konsumsi bagi petugas yang terlibat dalam pengamanan dan kelancaran acara.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, sejumlah petugas Linmas dan pihak lain yang bertugas di lokasi disebut tidak mendapatkan konsumsi makan siang meskipun telah menjalankan tugas sejak pagi hari.

Salah seorang warga Kecamatan Pedes yang akrab disapa Odoy mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, para petugas yang membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung seharusnya mendapatkan perhatian yang layak.

“Di mana hati nurani Bapak Camat? Anggaran kegiatan ini dialokasikan untuk apa? Mereka sudah berlelah-lelah menjaga ketertiban, malah tidak diperhatikan. Ini bukan soal makanan saja, tapi soal penghargaan terhadap orang yang sudah bekerja membantu kelancaran acara,” ujar Odoy.

Menanggapi berbagai keluhan yang berkembang, Camat Kecamatan Pedes, Romli, memberikan klarifikasi melalui pesan WhatsApp.

Terkait anggapan bahwa kegiatan PATEN sepi peminat, Romli menegaskan bahwa masyarakat yang hadir cukup banyak dan memanfaatkan berbagai layanan yang telah disediakan.

“Kalau dikatakan sepi peminat, saya sampaikan Alhamdulillah warga yang datang cukup banyak dan memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari bazar UMKM, sembako murah, pelayanan Catatan Sipil hingga pelayanan kesehatan,” kata Romli.

Sementara mengenai aduan petugas Linmas dan petugas lainnya yang disebut tidak mendapatkan konsumsi, Romli menjelaskan bahwa pihak kecamatan telah melakukan pengaturan berdasarkan kuota dan daftar nama petugas yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Terkait aduan petugas Linmas dan petugas lainnya yang tidak mendapatkan konsumsi, sejak awal kami sudah mengatur sesuai kuota dan daftar nama petugas yang ditetapkan. Haturnuhun,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, masih terdapat perbedaan pandangan antara sebagian warga dengan pihak Kecamatan Pedes mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.

Masyarakat berharap adanya penjelasan lebih lanjut dan transparansi terkait pelaksanaan kegiatan, termasuk pengelolaan anggaran dan distribusi konsumsi petugas, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. (Ahmad Saleh)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.