KARAWANG, AlexaNews.ID — Sejumlah organisasi buruh yang tergabung dalam Gabungan Aliansi Serikat Buruh Bersama Rakyat (Gasber) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karawang, Rabu (23/9/2026).
Aksi tersebut diikuti sejumlah organisasi buruh, di antaranya Serikat Pekerja Kertas (SPK), Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI), Federasi Buruh Kerakyatan (FBK), FSEBUMI, FSERBUK-KPBI, serta ASPEK Indonesia.
Presidium aksi, Syarifudin Achil, mengatakan salah satu tuntutan utama massa adalah meminta Pemerintah Kabupaten Karawang ikut mengawal proses pembahasan hingga pengesahan RUU Ketenagakerjaan di tingkat pemerintah pusat.
“Kami meminta pemerintah daerah agar ikut andil dalam menekan pengesahan RUU Ketenagakerjaan yang memihak kepada kaum buruh, yang saat ini sedang dibahas oleh DPR RI,” kata Achil.
Menurutnya, pengesahan RUU tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan terhadap keberlangsungan kehidupan para pekerja.
Tak hanya soal regulasi ketenagakerjaan, massa juga menyoroti pelaksanaan job fair di Kabupaten Karawang yang menggunakan desil sebagai salah satu acuan bagi para pencari kerja.
Achil menilai ketentuan tersebut perlu dievaluasi karena dikhawatirkan membatasi kesempatan masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan.
“Desil yang dijadikan acuan bagi pelamar saat job fair beberapa waktu lalu sangat menyakiti hati masyarakat. Ini adalah bentuk diskriminasi bagi para pencari kerja,” ujarnya.
Atas persoalan tersebut, Gasber meminta Pemkab Karawang bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melakukan evaluasi terhadap ketentuan yang diterapkan dalam pelaksanaan job fair.
Achil menegaskan, Gasber hadir sebagai wadah bagi buruh dan masyarakat untuk menyampaikan serta mengawal berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Menurutnya, aliansi tersebut juga terbuka bagi berbagai elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
Sementara itu, hingga aksi berlangsung, massa belum dapat bertemu langsung dengan Bupati Karawang. Berdasarkan informasi yang diterima massa, bupati sedang menjalankan agenda di luar kantor.
Aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengamanan dari jajaran Polresta Karawang. (Karina)










