KARAWANG, Alexanews.id — Pengelolaan limbah dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pasir Jengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan masyarakat sekitar.

Sorotan itu muncul setelah beredar dokumentasi video yang memperlihatkan adanya aliran cairan pada saluran beton di sisi bangunan SPPG. Saluran tersebut berada di sekitar area bangunan dan berdekatan dengan lingkungan masyarakat.

Kondisi itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang digunakan, termasuk bagaimana proses pengolahan hingga pembuangan air limbah sebelum dialirkan ke saluran lingkungan.

Namun, dari dokumentasi visual yang diterima, belum dapat dipastikan apakah cairan tersebut merupakan limbah yang telah melalui proses pengolahan IPAL atau berasal dari sumber lainnya.

Karena itu, pemeriksaan langsung dinilai diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya, termasuk kualitas air, sistem IPAL, titik pembuangan, hingga kesesuaiannya dengan ketentuan lingkungan yang berlaku.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari instansi terkait.

“Kami sebagai warga tentu berharap limbah dari kegiatan SPPG dikelola dengan baik. Kalau memang ada IPAL, kami ingin memastikan apakah pengolahannya sudah sesuai dan air yang keluar memang aman sebelum dialirkan ke saluran,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian masyarakat bukan untuk menyudutkan pihak pengelola SPPG. Warga hanya ingin memastikan aktivitas tersebut tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Kami berharap ada pengecekan dari dinas terkait. Kalau memang sudah sesuai aturan, tentu masyarakat juga akan merasa tenang. Tapi kalau ada yang perlu diperbaiki, sebaiknya segera ditindaklanjuti,” katanya.

Warga juga meminta pengelolaan limbah menjadi perhatian serius, terlebih keberadaan SPPG berada di tengah lingkungan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pengelola SPPG Pasir Jengkol terkait cairan yang terlihat dalam dokumentasi tersebut. (Lan)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.