KARAWANG, AlexaNews.id – Miris, seorang remaja berusia 14 tahun berinisial S dilaporkan tinggal di mushola Dusun Tegalamba, RT 005/RW 002, Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, selama sepekan terakhir.
Ia diduga mengalami kekerasan dan penelantaran oleh ibu kandungnya sendiri.
Kondisi S mengundang keprihatinan warga. Selama berada di mushola, kebutuhan makan remaja tersebut banyak dibantu oleh masyarakat sekitar.
Berdasarkan keterangan warga, S diduga kerap mendapat perlakuan kasar. Bahkan, warga mengaku pernah melihatnya dipukul menggunakan galon di bagian kepala. Warga pun geram dan mendesak pihak terkait segera turun tangan.
Mereka meminta Pemerintah Desa Kedungjaya, Pemerintah Kabupaten Karawang, serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karawang segera memeriksa kondisi Sipa dan memastikan keselamatannya.
Warga berharap kasus ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Penanganan segera diperlukan untuk memastikan S mendapat tempat tinggal yang aman, pendampingan, serta perlindungan dari kemungkinan kekerasan lanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun Unit PPA Kabupaten Karawang terkait penanganan kasus tersebut.
Dugaan kekerasan ini masih perlu ditelusuri dan diverifikasi oleh pihak berwenang. Identitas serta privasi anak juga perlu dijaga demi keselamatannya.
Anak seharusnya mendapat perlindungan, bukan hidup dalam ketakutan. Pihak berwenang diharapkan segera bertindak agar S mendapatkan keamanan dan hak-haknya sebagai anak terpenuhi. (Ahmad Saleh)










