CIREBON, alexanews.id – Sebuah sepeda motor Suzuki GSX hangus terbakar di Jalan RA Kartini, tepatnya di sekitar perlintasan kereta api Kartini, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (10/8/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan karena lokasi kejadian berada di kawasan padat lalu lintas serta berdekatan dengan perlintasan kereta api.

Motor bernomor polisi T-2784-PS tersebut dikendarai HAF (20), warga Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Sebelum kebakaran terjadi, HAF merasakan adanya panas yang tidak wajar dari kendaraannya. Tak lama kemudian, muncul percikan api dari bagian bawah jok motor.

Menyadari adanya potensi bahaya, pengendara langsung menghentikan kendaraannya di tepi jalan dan menjauh untuk menyelamatkan diri.

Saksi mata di lokasi, Mochamad Irfan (33), mengatakan dirinya bersama sejumlah rekan yang baru pulang kerja melihat asap dan kobaran api mulai muncul dari bagian bawah jok kendaraan.

Melihat kondisi tersebut, mereka segera melakukan upaya pemadaman awal agar api tidak semakin membesar.

Laporan warga kemudian diterima oleh jajaran Polsek Cirebon Utara Barat. Personel kepolisian bersama Bhabinkamtibmas dan petugas piket QR langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas.

Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar perlintasan kereta api guna mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong menggunakan tiga unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di pos keamanan perlintasan kereta api.

Karena api belum sepenuhnya padam, warga dan petugas kemudian menyambungkan selang air dari SPPG Kebonbaru sambil menunggu kedatangan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Setelah dilakukan penanganan selama sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun seluruh bagian sepeda motor hangus terbakar dengan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan kendaraan, khususnya di bagian aki.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kapolsek Cirebon Utara Barat, Kompol Iwan Gunawan, mengapresiasi respons cepat masyarakat, petugas keamanan perlintasan, dan personel Damkar yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran.

“Begitu menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan berkoordinasi dalam proses pemadaman. Kami mengapresiasi respons masyarakat yang turut membantu menggunakan APAR dan sumber air sebelum petugas pemadam tiba,” kata Iwan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa sistem kelistrikan kendaraan, terutama kondisi aki, kabel, dan sekring guna mencegah kejadian serupa.

Menurutnya, pemeriksaan berkala sangat penting dilakukan, terlebih pada kendaraan yang pernah dimodifikasi atau menunjukkan gejala gangguan kelistrikan.

“Jika saat berkendara muncul bau seperti kabel terbakar, asap, panas yang tidak normal, atau percikan api, segera hentikan kendaraan di tempat yang aman, matikan mesin, dan menjauh dari kendaraan. Jangan mengambil risiko dengan tetap mengendarai kendaraan karena api dapat membesar dalam waktu singkat,” tegasnya. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.