TANGERANG, Alexanews.id — Akademi Persipo Putri tampil gemilang dan memastikan tiket Grand Final Liga Sepakbola Putri JIS dan BSJ United Soccer setelah menundukkan British School Jakarta (BSJ) Tangerang dengan skor telak 5-0 pada laga semifinal, Selasa (22/9/2026).

Bertanding di BSJ Tangerang, tim asal Purwakarta tersebut sempat mengalami kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga.

Kondisi fisik pemain diduga menjadi salah satu faktor, mengingat hampir 90 persen pemain yang turun di semifinal tengah menjalani training center (TC) di daerah masing-masing, yakni Purwakarta, Bekasi, dan Karawang, sebagai persiapan menghadapi Porprov XV Jawa Barat.

Meski demikian, Akademi Persipo Putri mampu membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Indira Kirani Jagad.

Gol tersebut bertahan hingga turun minum. Akademi Persipo Putri pun mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, permainan anak asuh Pelatih Kepala Zalfa Zakiah mulai menemukan ritmenya. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang menjadi ciri khas Akademi Persipo Putri kembali diperagakan.

Khaira menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol dengan mencetak dua gol. Sementara Wulan turut menyumbangkan satu gol dan Rara juga mencatatkan namanya di papan skor.

Dengan tambahan dua gol tersebut, koleksi gol Khaira di kompetisi ini semakin bertambah. Ia kini tercatat mengoleksi 17 gol dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Liga Sepakbola Putri JIS dan BSJ United Soccer.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-0 tetap bertahan. Akademi Persipo Putri pun berhak melangkah ke Grand Final yang akan digelar Sabtu pagi di Stadion JIS Jakarta.

Pelatih Kepala Akademi Persipo Putri, Zalfa Zakiah, didampingi asistennya, Dadang, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu melewati kendala kelelahan dan tampil maksimal di laga semifinal.

“Alhamdulillah, anak-anak berhasil memenangkan pertandingan yang sangat penting ini. Insya Allah, pada laga final nanti anak-anak akan bermain maksimal karena masih ada waktu untuk istirahat,” ujar Zalfa.

Zalfa berharap dukungan dan doa dari seluruh pihak agar persiapan menuju pertandingan final berjalan lancar, terutama dalam hal-hal nonteknis yang dapat memengaruhi kondisi pemain.

Menurutnya, aspek seperti transportasi, konsumsi, hingga waktu istirahat pemain perlu dijaga agar kondisi tim tetap prima hingga pertandingan final berlangsung.

“Kami mohon doa dan restu dari semua pihak agar di grand final nanti tidak ada kendala nonteknis yang mengganggu persoalan teknis,” pungkasnya. (Asy)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.