KARAWANG, AlexaNews.ID — Polsek Majalaya menyiapkan pengamanan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digital serentak di Desa Bengle dan Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang.
Pilkades digital di dua desa tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026. Jajaran Polsek Majalaya memastikan pengamanan akan dilakukan secara maksimal agar seluruh tahapan hingga hari pemungutan suara berjalan aman dan kondusif.
Kapolsek Majalaya, IPTU M. Budi Santoso, S.H., mengatakan pihaknya juga akan mendapat dukungan personel dari Polresta Karawang.
“Untuk dua desa yang akan melaksanakan Pilkades, kami dari Polsek Majalaya akan melakukan pengamanan secara maksimal. Nantinya juga akan diperbantukan personel dari Polresta Karawang untuk membackup pengamanan,” ujar Budi, Selasa (29/9/2026).
Menurut Budi, jumlah personel yang diterjunkan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing desa. Salah satu pertimbangannya yakni jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan ditetapkan.
Selain personel, kepolisian juga menyiapkan kendaraan untuk mendukung mobilitas petugas sekaligus mempercepat respons apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan.
Budi mengingatkan seluruh calon kepala desa, tim sukses, kader, dan pendukung agar ikut menjaga keamanan serta ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Ia meminta seluruh pihak tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Kami mengimbau kepada calon, tim sukses, kader dan seluruh pendukung agar menjaga kondisi. Jangan memprovokasi dan jangan mudah percaya atau menyebarkan berita hoaks yang belum jelas kebenarannya, karena bisa memicu situasi yang tidak baik,” katanya.
Budi berharap Pilkades digital di Desa Bengle dan Ciranggon dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengajak seluruh calon dan pendukung untuk menghormati hasil pemilihan serta tetap menjaga persaudaraan meski memiliki pilihan yang berbeda.
“Siapapun yang terpilih nanti merupakan hasil pilihan masyarakat. Mari kita hormati proses demokrasi dan tetap menjaga persaudaraan,” pungkasnya.
(Yopie Iskandar)










