KARAWANG, Alexanews.id — Video seorang anggota DPRD yang asyik berjoget saat pengambilan nomor urut calon kepala desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan.
Aksi tersebut memicu reaksi warga. Pasalnya, anggota dewan itu dinilai menunjukkan sikap yang diduga mengarah pada keberpihakan kepada salah satu calon kepala desa.
Warga pun mempertanyakan kepantasan anggota DPRD aktif ikut larut dalam kegiatan Pilkades, terlebih jika berlangsung pada jam kerja dan belum mengantongi izin yang dipersyaratkan.
“Anggota dewan seharusnya paham aturan. Jangan sampai sibuk berjoget di kegiatan Pilkades, tetapi justru lupa dengan tanggung jawab dan etika sebagai pejabat publik,” ujar seorang warga.
Menurutnya, status sebagai wakil rakyat bukan sekadar jabatan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga sikap dan kepercayaan masyarakat.
“Apalagi dari Fraksi PKS dan membidangi urusan pemerintahan. Seharusnya lebih paham aturan. Jangan sampai masyarakat justru bertanya-tanya, aturan itu untuk ditaati atau hanya untuk dipahami?” sindirnya.
Warga meminta Fraksi PKS dan Badan Kehormatan (BK) DPRD menindaklanjuti persoalan tersebut. Jika ditemukan pelanggaran administratif atau kode etik, mereka mendesak agar diberikan sanksi sesuai ketentuan.
“Jangan sampai kalau rakyat yang melanggar langsung dipersoalkan, tetapi ketika pejabat yang disorot, semuanya diam. Badan Kehormatan harus berani memeriksa, bukan sekadar menjadi pelengkap,” tegasnya.
Warga juga meminta agar dugaan keberpihakan tersebut diperiksa secara objektif. Sementara itu, ada atau tidaknya pelanggaran terkait izin dan kode etik tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan sesuai aturan.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari anggota DPRD yang bersangkutan maupun Badan Kehormatan DPRD terkait video yang beredar tersebut.
Sebab, menjadi wakil rakyat bukan hanya soal jabatan dan tepuk tangan. Sikap di ruang publik pun menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan. (Lan)









