KARAWANG, Alexanews.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menghadiri Play Compete Connect KADIN Karawang Padel Tournament yang digelar selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, di Starlight Padel, Karawang.
Kehadiran Bupati Aep menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga yang mempertemukan para pelaku usaha dari berbagai daerah sekaligus memperkuat silaturahmi dan jaringan bisnis.
Turnamen tersebut diikuti peserta dari sejumlah wilayah, di antaranya Karawang, Bekasi, Bogor, Bandung, Subang, Purwakarta, dan Tangerang.
Aep mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai dapat menjadi ruang membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan sportivitas di kalangan pelaku usaha.
“Harapannya, silaturahmi ini terus terjalin dan menjadi sarana membangun kebersamaan. Kita juga melihat sportivitas para pemain, dan alhamdulillah semuanya sudah melalui proses verifikasi,” ujarnya.
Ia juga mendorong KADIN Karawang untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dan insan media dalam mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan turut memberikan dampak terhadap sektor pendukung, mulai dari perhotelan, UMKM, hingga industri kecil dan menengah.
Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Kepranataan KADIN Jawa Barat, Muhammad Bagus Maulana, menyampaikan pernyataan mengenai keabsahan kepemimpinan Rafiudin Firdaus sebagai Ketua KADIN Kabupaten Karawang.
Menurut Bagus, keabsahan organisasi ditopang oleh legitimasi kepemimpinan dan validasi melalui aktivitas organisasi.
“Secara legitimasi, kepemimpinan Rafiudin selaku Ketua KADIN Karawang sudah dikukuhkan oleh Ketua Umum KADIN Jawa Barat dan telah melakukan Rapimkab yang dihadiri Ketua Umum KADIN Jawa Barat,” ujarnya.
Ia juga menilai kehadiran Bupati Aep dalam turnamen tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan KADIN Karawang yang dipimpin Rafiudin.
Bagus bahkan menegaskan bahwa menurut KADIN Jawa Barat, tidak ada dualisme kepemimpinan KADIN di Kabupaten Karawang.
“Jadi, kalau ada pertanyaan apakah ada dualisme KADIN Karawang, jawabannya dipastikan tidak ada dualisme. Ketua KADIN Kabupaten Karawang yang sah hanya Bapak Rafiudin,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Karawang, H. Rafiudin Firdaus, mengatakan turnamen padel tersebut dirancang sebagai wadah silaturahmi bagi pemilik usaha dan karyawan perusahaan di luar forum bisnis formal.
Menurutnya, olahraga bisa menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih santai sekaligus membuka peluang kerja sama antarpelaku usaha.
“Ide-nya sederhana, karena kita ingin merajut silaturahmi di luar kegiatan formal. Karena itu, yang kita undang adalah para pelaku usaha. Mereka bisa mengirimkan pemilik usaha maupun karyawannya untuk ikut terlibat,” kata Rafiudin.
Untuk menjaga kualitas pertandingan, panitia menerapkan proses seleksi dan verifikasi peserta dengan melibatkan Padel Indonesia.
Antusiasme peserta disebut melampaui perkiraan awal. Bahkan, peminat masih berdatangan ketika kuota peserta putra telah ditutup.
Rafiudin berharap turnamen tersebut dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang lebih besar dan menjadikan Karawang sebagai tuan rumah kompetisi padel tingkat nasional.
“Ke depan, kita bukan lagi membuat kegiatan berskala Jawa Barat, tetapi mungkin berskala nasional di Karawang,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana, Seno Budhi Arby, mengatakan turnamen ini menjadi salah satu upaya memperkuat jejaring KADIN sekaligus mendorong dunia usaha yang kreatif dan berdaya saing.
“Biasanya kita ngobrolin bisnis dan ekonomi di forum-forum resmi. Tapi lewat kompetisi ini kita bisa mendiskusikannya sambil berolahraga,” tutur Seno.
Ia menjelaskan, kompetisi menggunakan format open tournament, sehingga peserta tidak terbatas pada anggota KADIN maupun perwakilan perusahaan di Karawang. Pengusaha dan peserta dari berbagai daerah juga dapat berpartisipasi.
Turnamen ini melibatkan 32 grup putra dan 25 grup putri, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta.
Pertandingan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi pembukaan dan pertandingan awal, sedangkan semifinal serta final dijadwalkan pada hari kedua.
Melalui kegiatan Play Compete Connect, KADIN Karawang berharap olahraga dapat menjadi jembatan untuk memperluas jaringan bisnis, membangun kolaborasi, dan memperkuat hubungan antarpelaku usaha.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi Karawang serta membuka peluang penyelenggaraan kompetisi padel berskala lebih besar pada masa mendatang. (red)










