BEKASI, AlexaNews.ID – Polsek Kedungwaringin menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Awak Kamling Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan di wilayah Kecamatan Kedungwaringin. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Profesionalisme Awak Kamling Sebagai Garda Terdepan Keamanan Wilayah”.

Pelatihan berlangsung di Aula Kantor Desa Kedungwaringin, Kampung Kedung Gede, pada Rabu (26/11/2025) pukul 09.00 WIB. Peserta yang hadir merupakan Linmas, aparatur dusun, serta perangkat desa dari tujuh desa di Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini dipimpin langsung Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah SIK MH, didampingi Kasubdit Satpam/Polsus AKBP Hadi Setiawan SH MH, Kasat Binmas Polres Metro Bekasi Kompol Judika Sinaga SH MH, serta Kapolsek Kedungwaringin AKP Muhammad Trisno SH MM.

Pelatihan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan Satkamling dalam menjaga keamanan lingkungan dan mendukung tugas kepolisian dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif di tingkat desa maupun dusun. Sebanyak 100 peserta terpilih mendapatkan pembekalan langsung dari Polda Metro Jaya, mulai dari teknik patroli ronda malam hingga penyusunan jadwal siskamling.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan ini, antara lain Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, AKBP Hadi Setiawan, Kompol Judika Sinaga, AKP Gatot, Kapolsek Kedungwaringin AKP Muhammad Trisno, Wakapolsek Iptu Timu Solihin, para Kanit dan Bhabinkamtibmas, Danramil 13 Kedungwaringin Kapten ARH Suharto, hingga perwakilan Kecamatan dan Apdesi.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Harri Muharram menegaskan bahwa Satkamling memiliki peran penting dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, Satkamling bukan hanya penjaga lingkungan, tetapi juga motor penggerak kesadaran warga untuk peduli keamanan.

“Satkamling merupakan pilar utama dalam menjaga keamanan lingkungan. Peran mereka sangat strategis karena langsung bersentuhan dengan potensi kerawanan di tingkat dusun,” ujarnya. Ia juga mendorong agar Satkamling bersama warga dapat terus menghidupkan budaya siskamling sebagai bentuk pencegahan dini terhadap kejahatan.

Ia menambahkan bahwa Satkamling harus memahami karakter wilayah masing-masing, termasuk potensi konflik sosial. “Jika menemukan indikasi gangguan atau masalah kecil yang berpotensi membesar, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas. Lebih baik mencegah daripada menangani setelah terjadi,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungwaringin AKP Muhammad Trisno mengimbau para awak kamling agar selalu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Polsek jika terjadi gangguan keamanan. Ia menekankan, persoalan yang sifatnya kesalahpahaman dapat diselesaikan secara musyawarah apabila tidak menimbulkan akibat fatal.

Di kesempatan lain, AKP Trisno juga menjelaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan Polri. Mereka berperan dalam membina masyarakat sekaligus memberdayakan potensi lokal untuk menciptakan keamanan swakarsa.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai teknik patroli yang efektif, pola pengawasan lingkungan, hingga cara menyusun jadwal ronda yang terstruktur. Polsek Kedungwaringin berharap kemampuan Satkamling semakin meningkat sehingga dapat memperkuat keamanan desa secara mandiri.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sesi foto, dan penyerahan cinderamata secara simbolis kepada para peserta pelatihan. [Wnd]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.